Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Guna memperkokoh benteng toleransi dan memitigasi potensi konflik sejak dini hingga ke akar rumput, Pemerintah Daerah (Pemda), Parigi Moutong, berencana membentuk kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hingga tingkat kecamatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, usai menghadiri kegiatan “Ngobrol Pintar Kerukunan” yang diselenggarakan oleh FKUB Provinsi Sulawesi Tengah di Cafe Aweng, Parigi, Rabu 29 Juli 2026.
Menurut Abdul Sahid, pembentukan pengurus FKUB di level kecamatan yang melibatkan seluruh unsur agama merupakan langkah krusial untuk menangkal paham radikalisme.
“Semua agama ada di Kabupaten Parigi Moutong. Melalui wadah ini, insya Allah kita semua diberikan pencerahan agar kebersamaan terjalin dengan baik,” ujar Abdul Sahid.
Dalam acara yang mengusung tema “Moderasi Beragama untuk Parigi Moutong yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan” tersebut, Wabup membacakan sambutan tertulis Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase.

Bupati menegaskan, keberagaman suku, agama, dan budaya di Parigi Moutong bukanlah sekat pemisah, melainkan modal sosial berharga untuk membangun daerah.
Selain mendorong penguatan struktur FKUB, Pemkab Parigi Moutong juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan.
Secara khusus, generasi muda diharapkan dapat tampil di garis depan sebagai agen perdamaian dengan aktif menyebarkan pesan toleransi serta memaknai perbedaan sebagai anugerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, FKUB, tokoh agama, dan elemen pemuda ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan konstruktif demi mewujudkan Parigi Moutong yang aman, damai, dan sejahtera.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong






Alamat Redaksi :