Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Abdul Sahid, yaitu pembagian seragam gratis untuk siswa baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terus berlanjut.
Tahun ajaran baru ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong kembali menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi 14.125 siswa baru.
Plt Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti mengatakan, penyaluran dilakukan secara langsung melalui Koordinator Wilayah (Korwil) di 23 Kecamatan.
“Nanti Korwil yang menyerahkan seragam ke kepala sekolah di wilayahnya, lalu kepala sekolah mengundang orang tua murid untuk menerimanya langsung,” ujar Sunarti saat ditemui pada Selasa 28 Juli 2026.
Sunarti menginstruksikan kepada seluruh Korwil ager bergerak cepat dalam menyalurkan seragam begitu barang sampai di lokasi.
Pihaknya tidak menetapkan tanggal penyerahan secara serentak guna mempercepat pemanfaatan seragam oleh siswa.
”Pokoknya kalau sudah kita instruksikan kepada Korwil, setibanya di tempat langsung diserahkan sesegera mungkin, tidak ada lagi penentuan tanggal secara serentak,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya pihak Disdikbud Parigi Moutong hanya mengandalkan penarikan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Sementara untuk tahun ini Disdikbud Parigi Moutong menerapkan metode verifikasi ganda. Data Dapodik tetap digunakan untuk memastikan status keaktifan siswa, namun ukuran pakaian didata secara manual langsung di tiap sekolah.
”Kalau tahun kemarin kita hanya penarikan data Dapodik, ternyata tidak valid. Makanya kita menggunakan data manual tahun ini, di mana data diambil langsung di sekolah berapa peserta didiknya. Dapodik tetap dipakai untuk memastikan anak tersebut terdaftar, tapi jumlah dan rinci ukurannya kami verifikasi kembali,” jelas Sunarti.
Menurut Sunarti, total penerima bantuan seragam gratis tahun ini mencapai 14.125 siswa, yang terbagi atas 6.594 murid SD dan 7.531 siswa SMP.
Kata Sunarti, dengan pendataan langsung ini, seluruh seragam dipastikan pas sesuai postur tubuh siswa.
”Alhamdulillah tahun ini kita mendata sesuai ukurannya. Jadi Sekolah A berapa peserta didik laki-laki, berapa perempuan, ukurannya S, M, L, atau XL, itu sudah kita data semua,” tambahnya.
Ia menambahkan, selain ketepatan ukuran, Disdikbud Parigi Moutong juga meningkatkan kualitas bahan serta kerapian model pakaian agar sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
”Insyaallah harapannya kita lebih bagus daripada tahun kemarin dari sisi kualitas bahannya. Kemudian juga model bajunya memang sesuai juknis dari kementerian, seperti SD itu lipit keliling. Kemudian semua sudah dalam bentuk panjang, celana panjang dan rok panjang. Tetap sama seperti tahun kemarin, kelengkapannya ada topi, dasi, rok atau celana, dan kemeja putih,” pungkas Sunarti.






Alamat Redaksi :