DLH Parigi Moutong Bimtek 19 SPPG, Latih Pengelolaan Limbah dan Sampah Sesuai Standar Mutu Baku

DLH Parigi Moutong Bimtek 19 SPPG, Latih Pengelolaan Limbah dan Sampah Sesuai Standar Mutu Baku
Keterangan Foto: DLH memberikan Bimtek Pengelolaan Limbah dan Sampah untuk SPPG di Parigi Moutong (Doc.DLH Parigi Moutong)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Parigi Moutong, melalui Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup, menggelar pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan air limbah dan sampah bagi 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Selasa 7 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Bidang PPLH tersebut, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku SPPG terkait pentingnya pengelolaan limbah dan sampah sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup DLH Parigi Moutong, Muh Idrus, mengatakan kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2760 Tahun 2025.

“Aturan tersebut mengatur tentang baku mutu dan standar teknologi pengolahan air limbah domestik, serta pengelolaan sampah dari kegiatan satuan pelayanan pemenuhan gizi,” ujarnya.

Menurut Idrus, program pemenuhan gizi, termasuk program makan bergizi gratis, berpotensi menghasilkan air limbah domestik dan sampah yang jika tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan.

Karena itu, setiap SPPG diwajibkan melakukan pengolahan air limbah sebelum dibuang ke lingkungan, serta mengelola sampah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengelolaan limbah ini bukan hanya soal kepatuhan aturan, tetapi juga untuk menjaga kualitas lingkungan agar tetap sehat dan aman bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, DLH memiliki peran penting dalam mendampingi sekaligus mengawasi pelaksanaan pengelolaan limbah oleh SPPG di daerah.

“Tugas Dinas Lingkungan Hidup di dalam satgas pendampingan SPPG melaksanakan pembinaan dan pengawasan terkait air limbah dan sampah,” kata Idrus.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pelaku SPPG di Parigi Moutong dapat memahami dan menerapkan standar pengelolaan limbah yang sesuai, sehingga program pemenuhan gizi dapat berjalan seiring dengan upaya perlindungan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *