PT ATHI Ajukan Permohonan Perpanjangan Izin, Bupati Erwin Akan Undang Audensi

PT ATHI Ajukan Permohonan Perpanjangan Izin, Bupati Erwin Akan Undang Audensi
Keterangan Foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase (Istimewa).

Parigi Moutong, Zenta Inovasi– PT Anugerah Tekhnik Industri (ATHI), mengajukan surat permohonan perpanjangan izin pemanfaatan ruang pada Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Bupati Parigi Moutong, H Erwin Burase mengatakan, pengajuan perpanjangan izin ini ditujukan ke Forum Penataan Ruang (FPR) Kabupaten Parigi Moutong.

Bacaan Lainnya

“Sebelum saya menjabat, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT ATHI ini memang sudah ditetapkan. Kemarin mereka sudah layangkan surat terkait pemanfaatan ruang di Kecamatan Siniu,” ungkap Erwin Burase di Parigi, Senin, 23 Februari 2026.

Menanggapi itu, Bupati Erwin meminta PT ATHI untuk melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, untuk memastikan progres pembangunan kawasan industri di Kecamatan Siniu.

Kata Bupati Erwin, berdasarkan laporan yang dia terima, lahan yang telah dibebaskan PT ATHI saat ini, baru kurang lebih 300 hektare.

“Saya juga belum tahu persis apa yang akan dibangun di sana, makanya saya minta mereka (PT ATHI) untuk audiensi dulu,” ucapnya.
Pemda Parigi Moutong telah menjadwalkan kunjungan audiensi PT ATHI tersebut, pada pekan depan.

Tentunya dalam audiens nanti, pihaknya akan mendorong percepatan pembangunan kawasan industri, agar investasi segera masuk di Kabupaten Parigi Moutong.

Meski belum menerima laporan dari masyarakat, persoalan ganti rugi lahan warga untuk pembukaan kawasan industri di Desa Siniu juga akan dipertanyakan dalam audiensi bersama PT ATHI.

“Yang jelas perusahaan harus selesai lahan masyarakat. Pemerintah daerah akan berupaya memfasilitasi persoalan ganti rugi lahan ini,” ujarnya.

Bupati Erwin mengaku, Pemerintah Daerah mendukung proyek strategis nasional ini, karena pembukaan kawasan industri akan berdampak pada terbukaanya lapangan kerja dan peningkatan ekonomi daerah.

Olehnya, pemerintah daerah juga membuat kesepakatan dengan perusahaan agar memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Banyak anak-anak kita yang kerja di luar daerah, mereka bisa terpakai nanti. Soal tenaga kerja lokal ini, yang akan disampaikan dalam audiens nanti,” ungkap Bupati.

Bupati Erwin menambahkan, untuk persiapan tenaga kerja lokal, Pemerintah Daerah akan mendorong sumber daya manusia lewat pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *