Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Dr. Hestiwati Nanga Erwin, S.K.M., M.Kes., mendorong pemerintah daerah agar memberi perhatian terhadap kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Menurutnya, peran guru PAUD sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang dan membangun fondasi pendidikan anak sejak dini, untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikan Hestiwati dalam sambutannya pada kegiatan Gebyar PAUD 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu 31 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan siswa PAUD dari 23 kecamatan.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat 1.908 guru PAUD di Kabupaten Parigi Moutong. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya peran tenaga pendidik PAUD dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak usia dini di daerah.
Namun, di balik peran penting tersebut, honorarium guru dinilai masih rendah serta persoalan terbatasnya kuota pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Guru PAUD.
“Catatan penting buat saya bagaimana mengkampanyekan nasib guru PAUD, suara hati mereka itu adalah sedikitnya jumlah kuota PPPK. Saya menyampaikan karena tugas saya adalah fasilitator dan komunikator ke Pemerintah Daerah,” ujar Bunda PAUD.
Hestiwati berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan kondisi para guru PAUD, sehingga mereka memperoleh dukungan dan kesejahteraan yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya.
Selain persoalan kesejahteraan, Hestiwati juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh Bunda PAUD, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan.
Menurutnya, Bunda PAUD memiliki peran sebagai motivator, fasilitator, dan komunikator yang perlu dijalankan secara nyata.
“Dari tiga peran sebagai Bunda PAUD ini tidak gampang, berhasilnya kualitas Satuan PAUD di Parigi Moutong yang menentukan adalah peran Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan hingga Desa, yang harus sama-sama semangat,” tandasnya.
Ia mengingatkan agar keberadaan Bunda PAUD tidak sekadar ditandai dengan surat keputusan atau kehadiran dalam kegiatan seremonial.
Bunda PAUD di setiap tingkatan diharapkan aktif berkomunikasi dengan para guru dan pengelola lembaga PAUD, sekaligus memahami kebutuhan serta kondisi layanan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
Pantauan media ini, Gebyar PAUD 2026 dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Ketua DPRD Alfres Tonggiroh, Jajaran Pejabat Forkopimda, Jajaran Pejabat OPD di Lingkup Pemerintahan Parigi Moutong, Pejabat Perbankan, Mas Aji Narasumber sekaligus pencipta lagu anak nasional, Camat dan Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, Korwil dan Penilik, Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dari 23 Kecamatan.







Alamat Redaksi :