Parigi Moutong, Zenta Inovasi — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gunung Sari dan Desa Ganonggol Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, menunjukkan perkembangan positif. Hingga Selasa 3 November 2026, kondisi kedua lokasi semakin terkendali.
Berdasarkan keterangan resmi BPBD Kabupaten Parigi Moutong, di Desa Ganonggol Sari, api telah padam sepenuhnya. Sementara di Desa Gunung Sari, sudah tidak terdeteksi titik hotspot berdasarkan pemantauan satelit SIPONGI, meskipun beberapa titik asap dari sisa pembakaran kayu masih terpantau dan terus dipantau oleh tim gabungan.
Kebakaran di Desa Gunung Sari terjadi pada Jumat 30 Oktober 2026 dengan luas area terbakar sekitar 110 hektare, termasuk kurang lebih 20 hektare perkebunan masyarakat yang ditanami cengkeh, cokelat, petai, dan jengkol.
Sementara di Desa Ganonggol Sari, kebakaran terjadi pada Minggu 1 November 2026 dengan luas sekitar 1 hektare pada lahan gambut.
“Upaya pemadaman hingga pendinginan melibatkan BPBD, TNI, Polri, Damkar dan Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan, relawan TRC, aparat kecamatan dan desa, serta masyarakat. Hujan yang mengguyur kedua lokasi turut membantu proses pemadaman dan mengurangi potensi munculnya kembali titik api,” pungkas pihak BPBD Parigi Moutong dalam keterangan resminya.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan mengancam lingkungan serta perkebunan.
Sumber: BPBD Kabupaten Parigi Moutong







Alamat Redaksi :