Parigi Moutong, Zenta Inovasi — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat lokasi berbeda yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong, yakni Kecamatan Bolano Lambunu, Taopa, Tinombo, dan Ongka Malino, pada Jumat 30 Oktober 2026.
Empat lokasi kebakaran terjadi di Dusun IV, Desa Dusunan, Kecamatan Tinombo, menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan. Di Desa Gunung Sari, Kecamatan Bolano Lambunu, luas area terbakar mencapai sekitar 30 hektare.
Selanjutnya, kebakaran di Desa Tuladenggi Sibatang, Kecamatan Taopa, menghanguskan sekitar 12 hektare lahan. Sementara di Desa Kayujati, Kecamatan Ongka Malino, luas area terdampak masih dalam pendataan.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD, kebakaran di Desa Dusunan diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah oleh warga. Sementara itu, penyebab kebakaran di tiga lokasi lainnya belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Parigi Moutong melakukan koordinasi dengan unsur terkait serta aparat kecamatan dan desa.
Upaya penanganan di lapangan melibatkan TRC BPBD, BPBPK Prov Sulteng, TNI-YON TP 917/MM, Polri, Damkar dan Satpol PP, PMI, aparat kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.
Dari empat kejadian tersebut, kebakaran di Desa Dusunan telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima, api di Desa Gunung Sari, Desa Kayujati, dan Desa Tuladenggi Sibatang masih menyala dan upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas bersama masyarakat.
Dalam keterangan resmi BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengatakan, akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mendukung penanganan kebakaran serta mengantisipasi meluasnya area terdampak.
“Ketersediaan peralatan pemadam api juga menjadi salah satu kebutuhan mendesak dalam mendukung upaya penanganan di lapangan,” tulis pihak BPBD Parigi Moutong dalam keterangan resminya.
BPBD mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada kondisi cuaca kering, karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan.
Sumber: BPBD Kabupaten Parigi Moutong







Alamat Redaksi :