Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Dirjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Tim Satker Pelaksana Prasarana Strategis Sulawesi Tengah, meninjau lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Parigi Moutong, di Desa Jono Kalora Kecamatan Parigi Barat.
Satker Pelaksana Prasarana Strategis Sulteng Rahman, menyebut, bahwa lokasi yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong tersebut, secara teknis memenuhi syarat.
“Lokasi itu awalnya sudah pernah di survey, lokasinya relatif datar secara teknis memenuhi syarat, kami harapkan Pemda segera melakukan land clearing, secara garis besar lokasi sudah memenuhi syarat,” ujar Rahman, ditemui usai melakukan peninjauan lokasi SR, Jumat 26 Juni 2026.
Menurut dia, masih ada beberapa syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh Pemda terkait lahan SR, seperti Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Harus disiapkan, pematangan lahan ini kewenangan Pemda kami (Kementerian PU) tinggal melaksanakan pembangunan. Kami harapkan Pemda melakukan land clearing,” ucapnya.
Rahman menambahkan, terkait rencana pembangunan SR tersebut bergantung pada ketersediaan anggaran Pemerintah Pusat, hanya saja kata dia, setiap daerah yang mengusulkan perlu menyiapkan lahan dan segala syarat administrasinya.
“Tahun ini ada beberapa pembangunan lokasi SR yang tahap 2, yang masih dalam proses yang harus dikejar sehingga untuk pengalihan anggaran difokuskan yang tahap 2,” ungkapnya.
Tambahnya, berdasarkan usulan di Sulawesi Tengah terdapat 9 lokasi yang tersebar di Kota palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Donggala, Ampana, Buol, Morowali Utara dan Banggai Laut.
“Kemarin itu ada tahap 1a, 1b dan 1c Namanya Sekolah Rintisan itu yang prioritas karena memang mereka yang ada murid, seperti Kota Palu, Sigi dan Tojo Una-una. Tetapi sekarang biar bukan rintisan yang penting lahanya ada itu sudah ada bisa diusulkan, mungkin Parigi Moutong ini masuk tahap 3,” jelasnya.
Rahman berharap Pemda Parigi Moutong segera memenuhi persyaratan jenis kriteria administrasi seperti AMDAL, ANDALALIN dan PBG yang sebelumnya masih terkendala site plan.
“Kemarin secara desain tim perencana belum turun anggaran, untuk perencanaan belum ada, jadi kami bantu site plan, supaya harapan kami pengurusan administrasi lebih cepat,” pungkasnya.
Terkait itu, Sekertaris Dinas Sosial, Safaat Pampi mengatakan, Pemda Parigi Moutong tengah menyiapkan segala dokumen administrasi dan mendorong percepatan pengurusan AMDAL, ANDALALIN dan PBG.
“Site plan sudah ada dari Satker Sapras, LC itu tinggal dua yang belum selesai AMDAL dan Andalalin tetapi sudah terproses, tinggal menunggu site plain. Tinggal itu,” ujar Safaat, ditemui usai mendampingi tim Satker.
Terkait pembersihan lahan, kata dia, Dinas PUPRP sudah siap mengalokasikan anggaran dan akan dikerjakan dalam waktu dekat.
“Pemberisahan lahan dari PUPRP sudah siap mengalokasikan lagi. Luasanya 9,2 Hekatare,” tutupnya.






Alamat Redaksi :