Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Perdana di Sulawesi Tegah, Kabupaten Parigi Moutong ditetapkan sebagai tuan rumah Grand Final Duta Promosi Investasi tingkat Sulteng yang akan digelar pada hari ini Jumat, 10 April 2026.
Peserta Duta Promosi Investasi diikuti perwakilan seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Tujuannya untuk memperkenalkan potensi unggulan wilayah masing-masing mulai dari sektor pariwisata, budaya, hingga sumber daya alam.
Dari proses seleksi awal, sebanyak 38 peserta dinyatakan lolos sebagai finalis, namun empat orang mengundurkan diri karena bertepatan dengan ujian sekolah.
“Sehingga finalis yang hadir sekitar 34 orang untuk memperebutkan gelar Duta Promosi Investasi Sulawesi Tengah,” ujar Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Parigi Moutong, Moko Ariyanto, ditemui Kamis 9 April 2026.
Moko menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah, DPMPTSP Kabupaten Parigi Moutong, serta Yayasan Randa Kabilasa Ntodea.
Kabupaten Parigi Moutong sendiri mengirimkan enam finalis putra dan putri yang telah dibekali untuk mempromosikan potensi unggulan daerah, termasuk komoditas durian dan sektor pariwisata.
Ia juga menekankan pentingnya interkonektivitas antar daerah dalam pengembangan pariwisata di Sulawesi Tengah, terlebih dengan terbukanya akses penerbangan internasional.
“Harapannya wisata tidak hanya terpusat di satu daerah, tetapi saling terhubung, misalnya dari Palu ke Sigi, Parigi, hingga Tojo Una-Una, sehingga dampak ekonominya bisa merata,” terangnya.
Melalui ajang ini, diharapkan para duta yang terpilih mampu memahami dan mempromosikan potensi daerah secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Proses penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri, salah satunya melibatkan mantan finalis Putri Indonesia asal Sulawesi Tengah.
“Siapapun yang terpilih, itulah yang terbaik. Seluruh proses seleksi, mulai dari tes tertulis, kemampuan public speaking, hingga aspek emosional dan akademik, difasilitasi oleh Yayasan Randa Kabilasa Ntodea,” tandasnya.
Selain grand final, agenda ini juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) DPMPTSP se-Sulawesi Tengah yang diikuti oleh 13 kabupaten/kota.
“Untuk Rakor dilaksanakan secara bergilir setiap tahun di kabupaten/kota, dan tahun ini Parigi Moutong menjadi tuan rumah,” tutupnya.






Alamat Redaksi :