Pemprov Sulteng Dorong Wisata Lalampa Toboli Dipatenkan

Pemprov Sulteng Dorong Wisata Lalampa Toboli Dipatenkan
FOTO :Amirullah

Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Panganan tradisional Lalampa yang sering kita jumpai di Desa Toboli, Parigi Utara, Parigi Moutong dinilai memiliki potensi sebagai ikon kuliner khas daerah.

Apalagi saat ini ada program nasional 100 desa wisata per tahun yang bisa dimanfaatkan. Oleh sebab itu, Lalampa Toboli yang telah dikenal secara luas hingga luar daerah bahkan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atau MURI, didorong segera didaftarkan untuk dipatenkan.

Bacaan Lainnya

Lewat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto menyebutkan pentingnya perlindungan hukum atas kuliner tradisional ini. Tujuannya agar Lalampa Toboli tidak diklaim atau diambil alih oleh daerah lain.

Selain perlindungan hukum, turut disarankan agar desa penghasil lalampa dijadikan desa wisata kuliner, hal ini juga akan memperkuat branding dan menarik lebih banyak wisatawan.

“Nanti kita terkenal karna lalampa, Itu bisa menjadi desa wisata yang kuliner kalau perlu kedepan kita patenkan jangan sampai provinsi yang lain yang ambil lalampa kita padahal kita yang mendapat rekor muri dan lainnya dan ada di Parigi Moutong,  ujar Rudi Dewanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulteng dalam wawancaranya belum lama ini.

Dengan adanya perlindungan hukum, Lalampa Toboli menjadi simbol kekuatan identitas lokal yang harus dijaga dan diangkat bersama. Sehingga diharapkan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menindaklanjuti usulan ini untuk mengangkat potensi kuliner khas Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *