Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parigi Moutong menyebutkan, pihaknya menggunakan sejumlah logistik yang sebelumnya dipakai pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 november 2024 lalu, untuk keperluan Pemilihan Suara Ulang (PSU) 16 April mendatang.
Hal itu dilakukan, setelah adanya kesepakatan bersama dengan tim masing–masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.
Ketua KPU Parigi Moutong, Ariyana menyebutkan, sejumlah logistik pilkada 27 November 2024 lalu yang dapat digunakan diantaranya kotak suara, surat suara, serta lima formulir yang diberikan tanda khusus.
Pada surat suara misalnya, yang sebelumnya tidak terpakai karena hanya mencantumkan 4 paslon, ditandai dengan stempel tulisan Pemungutan Suara Ulang.
KPU telah memastikan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan, untuk menilai kelayakannya.
Ariyana menegaskan, setelah memeriksa kelayakan logistik dan dibuatnya kesepakatan dengan tim paslon, kemudian ditandatangani pernyataan serta dituangkan dalam berita acara.
“Kalau untuk surat suara dan 5 formulir itu semua memakai yang kemarin namun ada penandanya yaitu PSU MK, sebelum menggunakan surat suara tersebut yang pertama kami lakukan yaitu memeriksa apakah itu masih bagus dan layak digunakan atau tidak kemudian setelah itu kami melakukan Rakor dengan elok pasangan calon dan mereka sepakat untuk menggunakannya dan ada surat pernyataan serta berita acara yang ditandatangani oleh 4 elok pasangan calon, untuk logistik sekarang pelipatan surat suara dan ditargetkan 1 hari selesai karna kami memperkerjakan 168 orang” kata Ariyana, Sabtu kemarin.
Lanjut dia, sampai sejauh ini, tahapan sortir dan lipat surat suara PSU Pilkada Parigi Moutong telah dilaksanakan dan ditargetkan rampung selama sehari.
Hal itu dimungkinkan karena KPU melibatkan 168 orang warga yang tinggal di kawasan gudang logistik KPU Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat.

Alamat Redaksi :