Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Maraknya aktivitas pertambangan ilegal (PETI), yang diduga mencemari air sehingga mengancam produksi hasil pertanian terutama padi, menjadi perhatian serius Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Parigi Moutong Sulawesi Tengah.
“Kalau irigasi dan lahan pertaniannya terdampak aktivitas tambang, bagaimana kita mau mengejar target swasembada pangan,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dadang Priatna Jaya, Jum’at, 17 Januari 2025.
Pihaknya mengaku khawatir, jika aktivitas PETI itu akan mempengaruhi hasil produksi pertanian.
“Jangan sampai, itu (dampak aktivitas tambang ilegal) mengurangi produksi padi,” ucapnya.
Ia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah daerah meningkatkan produksi, bahkan menambah luas tanam sawah untuk mewujudkan swasembada pangan.
Tahun ini, kata dia, targat luasan tanam sawah yang harus berproduksi di Kabupaten Parigi Moutong ditetapkan seluas 83 hektare dari 61 hektar pada 2024.
Kemudian pemerintah pusat mewajibkan, target luasan tanam padi gogo 860 hektare, di antara komoditas perkebunan.
Lanjutnya, jika belajar dari di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, aktivitas PETI di wilayah setempat sangat memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian.
Setelah aktivitas PETI terhenti, petani baru bisa memanfaatkan lahannya untuk menanam padi, karena tidak lagi khawatir air akan tercemar limbah tambang emas ilegal.
Olehnya, persoalan dampak aktivitas pertambangan emas ilegal terhadap sektor pertanian, harus menjadi perhatian seluruh Organisiasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar segera mendapatkan solusi terbaik.
Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan TNI, membahas berbagai laporan petani terkait limbah dari aktivitas tambang emas ilegal, yang mencemari air dan lahan persawahan.
Sebab upaya meningkatkan produksi komoditas padi, bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas TPHP saja, tapi juga TNI.
“Kami tidak melarang, kalau sesuai dengan aturan. Tidak merugikan dan berdampak terhadap petani, carikan solusinya,” tandasnya.
Selain memberikan dampak terhadap lingkungan, aktivitas pertambangan emas juga diduga menghambat distribusi pupuk subsidi ke petani.
Diketahui, Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu daerah sentra pertanian atau lumbung pangan Sulawesi Tengah.

Alamat Redaksi :