Parigi Moutong Kebagian Rp1 Miliar dari Program REDD+

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Wilayah Parigi Moutong yang masuk dalam Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dolago- Tanggunung dan KPH Dampelas- Tinombo, menjadi salah satu kawasan penerima Result-Based Payment (RBP) output 2 dari Green Climate Fund (GCF), melalui program Reduce Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+).

KPH Dolago Tanggunung (Sausu – Kasimbar) dengan luas kawasan 253.535 Hektare dan KPH Dampelas Tinombo (Kasimbar- Moutong), akan menjadi sasaran program untuk menurunkan emisi karbon dan mewujudkan tata kelola hutan yang lestari.

Bacaan Lainnya

Demikian kata Kepala UPT KPH Dolago Tanggunung, Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng, Mukmin Muharam, belum lama ini.

“Anggaran Rp1 miliar itu dalam bentuk program diantaranya pemberdayaan petani, seperti penanaman tanaman tahunan misalnya pohon durian,” ujarnya.

Kata Mukmin, pada Januari 2025 ini masih dalam tahap perencanaan program dan ini akan berlanjut sampai tahun 2030.

Di tiga kabupaten satu kota, 17 non perhutanan sosial 29 perhutanan sosial. Wilayah kerja kami Sausu- Kasimbar -Tambu balik Kota Palu, masuk Kabupaten Sigi di Palolo, lalu kembali ke Sausu,” ucapnya.

Diketahui, dana insentif program REDD+ sebesar Rp43,7 miliar akan diimplementasikan selama 24 bulan melalui kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan KEMITRAAN, sebagai lembaga perantara yang diberi amanah oleh Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *