Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mendorong percepatan proses serah terima hasil pembangunan dan operasional Koperasi Merah Putih (KMP).
Hal tersebut ia ungkapkan saat memimpin rapat koordinasi lintas sektor bersama OPD terkait dan unsur TNI di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu 22 Juli 2026.
Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong Fit, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur TNI yang turut mendukung pelaksanaan program strategis nasional tersebut.
Rapat difokuskan pada percepatan penyelesaian pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan, sekaligus memastikan seluruh tahapan verifikasi, validasi, hingga serah terima bangunan dapat berjalan sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Sekda Zulfinasran menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat dan bekerja secara terintegrasi agar target penyelesaian pembangunan koperasi dapat tercapai tepat waktu.
“Saya minta seluruh perangkat daerah tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke lapangan melakukan verifikasi dan validasi. Kita harus mengetahui secara pasti mana yang sudah selesai, mana yang masih terkendala, dan apa solusi yang harus segera dilakukan,” tegas Zulfinasran.
Ia menjelaskan bahwa proses verifikasi tidak hanya berfokus pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga harus memastikan seluruh dokumen administrasi, dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, hingga kelengkapan sarana dan prasarana telah memenuhi persyaratan sebelum dilakukan serah terima.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor sangat penting mengingat masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait penyediaan lahan, legalitas, perizinan, dan kesiapan administrasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit, melaporkan bahwa dari 283 desa dan kelurahan, baru sekitar 37 lokasi yang telah memulai proses pembangunan, dan yang sudah mencapi 100% pembangunannya ada 4 lokasi.
“Target awal sebenarnya lebih besar, namun masih terdapat sejumlah hambatan, terutama terkait lokasi pembangunan, kesiapan lahan, serta beberapa persoalan administrasi kepengurusan koperasi. Meski demikian, seluruh pihak terus berupaya mempercepat penyelesaiannya,” jelas Fit.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan unit usaha produktif, seperti apotek, gerai sembako, penyedia sarana pertanian, serta berbagai layanan ekonomi lainnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas pembentukan Tim Verifikasi dan Validasi yang melibatkan berbagai OPD teknis.
Tim ini akan bertugas memastikan kesiapan fisik bangunan, kelengkapan administrasi, dokumen perencanaan, dokumen pelaksanaan, hingga sarana dan prasarana sebelum dilakukan proses serah terima.
Sekda juga meminta, pembagian wilayah kerja bagi tim lapangan agar proses monitoring dapat berlangsung lebih efektif dan seluruh lokasi pembangunan dapat dipantau secara berkala.
Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, unsur TNI, serta seluruh pemangku kepentingan agar percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rapat ditutup dengan penegasan komitmen seluruh peserta untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, memperkuat pengawasan di lapangan, serta memastikan seluruh koperasi yang telah dibangun dapat segera beroperasi sehingga mampu menjadi pusat penggerak ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong






Alamat Redaksi :