Donggala, Zenta Inovasi – Air yang menggenang di Desa Lalundu, Kabupaten Donggala, sudah surut, namun kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat dan bantuan logistik.
Demikian disampaikan Kepala Badan (Kaban) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Akris Fattah, melalui WhatsApp, melansir sultengprov.go.id.
“Tidak ada korban jiwa dan saat ini tengah dilakukan asessment dan terus berkoordinasi dengan kepala desa (kades) Lalundu,” ungkapnya.
Kata Akris, beberapa dusun yang terdampak adalah Dusun Dua, Dusun Empat, Dusun Lima serta 200 unit rumah, satu Puskesmas, dua Unit Sekolah, satu jembatan rubuh, dan dua unit masjid.
Diketahui, bencana banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga aliran air sungai di Desa Lalundu meluap dan menggenangi pemukiman, masjid, dan puskesmas pada sekitar pukul 17.00 WITA, Kamis (4/1).
Demikian informasi yang diperoleh dari Kades Lalundu, Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Alamat Redaksi :