Sunarti: Gebyar PAUD Jadi Wadah Pengembangan Bakat Anak dan Peningkatan Mutu Guru

Keterangan Foto: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Sunarti, memberikan sambutan pada pelaksanaan Gebyar PAUD 2026. (Rizki/Bicaranews.id)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Pelaksanaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki manfaat penting, tidak hanya sebagai ruang bagi anak untuk mengeksplorasi bakat dan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana peningkatan mutu dan kualitas guru PAUD.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, saat menyampaikan laporan pada puncak Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Parigi Moutong 2026 di halaman Kantor Bupati, Sabtu 31 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya
Example 728x250

Sunarti mengatakan, kegiatan Gebyar PAUD menjadi kesempatan bagi anak-anak dari seluruh kecamatan di Parigi Moutong untuk menampilkan kemampuan, bakat, minat, dan kreativitas mereka.

“Karena ini menjadi sarana kita untuk mengeksplor kemampuan anak, talentanya, kemudian kreativitas, bakat, minatnya semua akan tereksplor di kegiatan ini,” ujarnya.

Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh peserta didik. Gebyar PAUD juga menjadi momen untuk mendorong peningkatan mutu dan kualitas tenaga pendidik PAUD.

“Karena di kegiatan ini bukan hanya anak didik, tetapi juga di sini menjadi momen peningkatan mutu dan kualitas guru,” katanya.

Ia menjelaskan, Gebyar PAUD di Parigi Moutong sempat tidak dilaksanakan pada 2025 karena efisiensi anggaran. Namun, melalui semangat kolaborasi bersama Bunda PAUD, kegiatan tersebut kembali terlaksana pada 2026.

Sunarti menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan Lembaga DPRD, yang telah memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana lembaga PAUD melalui alokasi anggaran daerah.

“Terima kasih seluruh pimpinan, yang selalu peduli dengan peningkatan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Parigi Moutong,” ucapnya.

Ia juga melaporkan adanya alokasi anggaran untuk pengadaan permainan edukatif bagi lembaga PAUD. Anggaran tersebut bersumber dari APBD murni sebesar Rp900 juta dan tambahan APBD perubahan sebesar Rp120 juta, sehingga totalnya mencapai Rp1,02 miliar.

Bantuan permainan edukatif tersebut direncanakan diterima oleh 37 lembaga PAUD pada 2026. Penyerahan secara simbolis dilakukan dalam rangkaian kegiatan Gebyar PAUD.

Sunarti berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan anak usia dini dapat terus berlanjut, sehingga kualitas layanan PAUD semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi anak-anak maupun tenaga pendidik.

Pantauan media ini, Gebyar PAUD 2026 dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Ketua DPRD Alfres Tonggiroh, Jajaran Pejabat Forkopimda, Jajaran Pejabat OPD di Lingkup Pemerintahan Parigi Moutong, Pejabat Perbankan, Mas Aji Syafa Narasumber sekaligus pencipta lagu anak nasional, Camat dan Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, Korwil dan Penilik, Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dari 23 Kecamatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *