Penyerahan Simbolis Bibit, Bupati Erwin: Momentum Membangkitkan Kembali Kejayaan Kakao

Penyerahan Simbolis Bibit, Bupati Erwin: Momentum Membangkitkan Kembali Kejayaan Kakao
Keterangan Foto: Bupati Erwin Burase memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan bibit kakao secara simbolis dalam Program Hilirisasi Perkebunan, kegiatan peremajaan kakao Kabupaten Parigi Moutong Tahun Anggaran 2026, di Kecamatan Mepanga, Kamis 5 Novemver 2026. (Foto: Galang Anarki Gaib)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Bupati Parigi Moutong, H Erwin Burase, menyebut upaya lobi dan komunikasi dengan pemerintah pusat khususnya ke Kementerian Pertanian, berhasil mendatangkan bantuan program sektor pertanian dan perkebunan senilai lebih dari Rp164 miliar untuk Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu disampaikan Erwin dalam sambutannya pada kegiatan penyerahan bibit kakao secara simbolis dalam Program Hilirisasi Perkebunan, kegiatan peremajaan kakao Kabupaten Parigi Moutong Tahun Anggaran 2026, di Kecamatan Mepanga, Kamis 5 Novemver 2026.

Bacaan Lainnya
Example 728x250

Menurut Erwin, upaya bertemu langsung dengan sejumlah menteri dan direktur jenderal di Kementerian dilakukan untuk meyakinkan pemerintah pusat agar program prioritas Presiden dapat dialokasikan dan dilaksanakan di daerah, di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Kita aktif melakukan lobi-lobi dengan bertemu menteri, bertemu dirjen untuk bisa mendapatkan anggaran program dari Bapak Presiden agar diturunkan di wilayah kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, efisiensi anggaran tidak berarti program dan anggaran untuk daerah dihilangkan. Anggaran tersebut ditarik ke pemerintah pusat, kemudian dialokasikan kembali ke daerah berdasarkan program-program prioritas Presiden.
“Efisiensi ini bukan berarti anggarannya dihilangkan dari wilayah kita, tetapi ditarik oleh pemerintah pusat dan diturunkan kembali ke wilayah kita sesuai program-program prioritas dari Presiden,” jelasnya.

Erwin menyebut, melalui berbagai upaya tersebut, Parigi Moutong berhasil memperoleh dukungan anggaran untuk sejumlah program pertanian dan perkebunan dengan nilai keseluruhan lebih dari Rp164 miliar lebih.

Bantuan tersebut meliputi program peremajaan kakao sebesar Rp153,85 miliar, bantuan biaya tanam kakao Rp8,515 miliar, bantuan benih jagung hibrida Rp1,407 miliar, serta bantuan pompa air atau alkon senilai Rp245 juta.

“Alhamdulillah, dari berbagai upaya yang dilakukan, sekitar Rp164 miliar lebih bisa kita datangkan masuk ke wilayah Kabupaten Parigi Moutong,” ungkapnya.

Selain itu, Erwin juga menyampaikan adanya tambahan alokasi program untuk 2.500 hektare, setelah sebelumnya daerah memperoleh alokasi sebanyak 6.500 haktare

Menurutnya, tambahan tersebut sebenarnya merupakan jatah wilayah lain yang kemudian dapat dialihkan karena Parigi Moutong dinilai lebih siap.

“Sebenarnya 2.500 ini jatah wilayah lain. Namun, karena kami lebih siap dan cepat melakukan lobi, akhirnya tambahan itu bisa kita dapatkan,” katanya.

Bupati menegaskan, seluruh bantuan pemerintah ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, bertanggungjawab dan berkelanjutan. Sebab kata dia, keberhasilan sektor pertanian bukan hanya ditentukan besarnya bantuan, tetapi juga oleh kesungguhan, kedisiplinan dan kerja keras para petani.

Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mendatangkan program pemerintah pusat tersebut. Erwin juga berharap langkah yang dilakukan dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk terus menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan dan mekanisme penganggaran pemerintah pusat.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk membangkitkan kembali kejayaan kakao, meningkatkan produksi jagung dan memperkuat sektor pertanian serta mewujudkan petani Parigi Moutong yang semakin maju dan sejahtera, sesuai visi kami, Maju Mandiri Berkelanjutan melalui Gerbang Desa,” tutup Bupati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *