Parigi Moutong, Zenta Inovasi — BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama tim gabungan terus mengintensifkan upaya penanganan darurat bencana di sejumlah wilayah melalui kegiatan normalisasi sungai, penguatan tanggul menggunakan geobag, distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat 16 Oktober 2026.
Di Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, BPBD terus melaksanakan normalisasi sungai sekaligus memperkuat tanggul melalui pemasangan 100 buah geobag.
Upaya ini bertujuan memperlancar aliran air, mengurangi hambatan akibat sedimentasi dan penumpukan material sungai, serta meminimalkan risiko luapan air yang berpotensi menyebabkan banjir.
Sementara itu, penanganan dampak kekeringan di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong dilakukan melalui distribusi air bersih oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Parigi Moutong, BPBPK Provinsi Sulawesi Tengah, PMI Kabupaten Parigi Moutong, Satpol PP kecamatan, aparat desa, serta didukung oleh TNI melalui Yonif TP 918/MM dan Polri.
Distribusi air bersih dilaksanakan melalui dua posko penanganan, masing-masing di Kecamatan Mepanga dan Kecamatan Bolano. Posko Mepanga melayani kebutuhan air bersih di satu desa, sedangkan Posko Bolano menjangkau empat desa yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kekeringan.
Upaya ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Selain penanganan kekeringan, tim gabungan juga melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, pada Selasa 13 Oktober 2026, berhasil ditangani oleh personel Yonif TP 918/MM.
Sementara itu, kebakaran lahan di Desa Kayu Jati, Kecamatan Ongka Malino, pada Rabu 14 Oktober 2026 berhasil dipadamkan melalui kerja sama personel Yonif TP 918/MM, Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satpol PP kecamatan, aparat desa, dan masyarakat setempat.
Sumber: BPBD Kabupaten Parigi Moutong







Alamat Redaksi :