Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Sebanyak 37 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang terjadi di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa 22 September 2026.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, banjir terjadi sekitar pukul 06.20 WITA setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Data sementara mencatat, warga terdampak tersebar di empat dusun. Sebanyak 14 KK terdampak di Dusun I, dua KK di Dusun II, 15 KK di Dusun III, dan enam KK di Dusun IV.
Laporan sementara juga mencatat tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir. Selain itu, belum terdapat laporan kerusakan fasilitas umum maupun dampak terhadap sektor perkebunan dan pertanian.
BPBD Parigi Moutong melaporkan, banjir dipicu hujan deras yang menyebabkan meningkatnya debit aliran air dari wilayah hulu.
Kondisi tersebut diperparah oleh minimnya daerah resapan air di wilayah hulu serta kapasitas jembatan box culvert di Jalan Trans yang dinilai relatif kecil. Kondisi itu menyebabkan aliran air tidak dapat mengalir secara optimal hingga meluap dan menggenangi wilayah Desa Labuan Donggulu.
Setelah menerima laporan pada pukul 08.12 WITA, BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa dan masyarakat melakukan penanganan di lokasi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD juga diterjunkan untuk melakukan asesmen atau kaji cepat guna mengetahui kondisi dan dampak banjir.
Dalam laporan situasi terakhir, banjir di Desa Labuan Donggulu telah surut. Meski demikian, BPBD mencatat sejumlah kebutuhan yang masih diperlukan untuk penanganan lanjutan.
Kebutuhan tersebut meliputi logistik penanggulangan bencana, normalisasi sungai, serta pelebaran jembatan box culvert untuk mendukung kelancaran aliran air.
BPBD bersama aparat desa dan masyarakat terus melakukan koordinasi sebagai bagian dari penanganan dampak banjir serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan kembali.






Alamat Redaksi :