PMI Parigi Moutong Peduli Warga Terdampak Banjir, Salurkan Bantuan Logistik

Keterangan Foto: Ketua PMI Hj Hestiwati Nanga menyerahkan bantuan paket logistik pada warga terdampak banjir di Desa Avolua Kecamatan Parigi Utara, Kamis 27 Agustus 2026. (Doc.PMI Parigi Moutong)

Parigi Moutong, Zenta InovasiPalang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, bergerak cepat membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara.

Bantuan logistik tersebut terdiri atas 57 lembar terpal (tarpaulin) untuk perlindungan darurat tempat tinggal, 57 lembar sarung, 15 paket Shelter Toolkit untuk membantu perbaikan hunian atau pembuatan tempat penampungan sementara, serta lima paket Baby Kit untuk memenuhi kebutuhan bayi dan balita.

Bacaan Lainnya

Bantuan logistik tersebut diserahkan langsung Ketua PMI Parigi Moutong, Hj Hestiwati Nanga kepada perwakilan warga terdampak di lokasi bencana, Kamis, 27 Agustus 2026.

Bantuan tersebut, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun membutuhkan perlindungan sementara.

Ketua PMI Parigi Moutong, Hestiwati Nanga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga Desa Avolua.
Ia menegaskan, kehadiran PMI merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa warga terdampak banjir bandang di Desa Avolua tidak merasa berjuang sendirian. Bantuan merupakan tahap awal untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat,” ujar Hestiwati.

Ia juga mengimbau warga Desa Avolua agar tetap waspada dan saling membantu selama proses pemulihan berlangsung.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan saling bahu-membahu. PMI Parigi Moutong akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengawal proses pemulihan ini hingga kondisi kembali normal,” tegasnya.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib melalui koordinasi relawan PMI Parimo, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat setempat.

PMI Parigi Moutong juga menyiagakan relawan di lapangan, untuk memantau perkembangan situasi, sekaligus mendata kebutuhan lanjutan warga terdampak pascabencana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *