Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong, menggelar rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 14 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut, Fraksi Keadilan Rakyat yang diwakili oleh Selvina Basrin, memberikan sembilan catatan. Pertama, untuk menggenjot kemandirian fiskal daerah. Ia menjelaskan, pendapatan daerah tahun 2027 diproyeksikan mencapai Rp1.448.440.725.508, dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp189.604.177.113.
”Fraksi Keadilan Rakyat mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan sumber pendapatan asli daerah, penataan, dan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah,” ujarnya.
Menurut Fraksi Keadilan Rakyat, perlunya pendorongan sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan UMKM demi mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
Catatan kedua, terkait efisiensi belanja operasional. Fraksi menilai postur belanja daerah sebesar Rp1.443.440.472.508 masih terlalu didominasi oleh Belanja Operasi yang menembus angka Rp1.098.531.699.360.
”Oleh karena itu, Fraksi Keadilan Rakyat meminta agar pemerintah daerah melakukan efisiensi belanja operasional. Setiap program dan kegiatan harus diprioritaskan pada hasil dan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ketiga kata dia, Mendongkrak belanja modal dan infrastruktur dasar. Menurutnya, alokasi belanja modal sebesar Rp24.688.585.583, dinilai masih belum memadai untuk menjawab tantangan pembangunan daerah.
Fraksi mendesak peningkatan anggaran untuk, pembangunan jalan dan jembatan, rehabilitasi sarana pendidikan dan fasilitas Puskesmas, serta pembangunan pengaman abrasi pantai yang dinilai sudah membahayakan pemukiman warga.
Keempat, penguatan sektor pendidikan dan kesejahteraan guru pendidikan harus menjadi prioritas utama. Selvina menegaskan, agar kesejahteraan guru mendapat perhatian serius.
“Pemerataan distribusi tenaga kependidikan dilakukan secara berkeadilan, serta peningkatan kompetensi dan kapasitas guru terus ditingkatkan,” tuturnya.
Menurutnya, sarana prasarana sekolah di daerah terpencil juga diminta menjadi prioritas pembangunan SDM.
Kelima, jaminan mutu pelayanan kesehatan. Fraksi Keadilan Rakyat mengingatkan, pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Sehingga pihaknya meminta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan, pemerataan tenaga medis dan paramedis, serta keterjaminan obat-obatan dan alat kesehatan di seluruh wilayah Puskesmas pembantu (Pustu).
Keenam, transparansi Belanja Tidak Terduga (BTT) dan transfer. Terhadap pos BTT sebesar Rp8 miliar dan Belanja Transfer sebesar Rp312.219.787.619, fraksi menekankan harus tepat sasaran.
”Fraksi Keadilan Rakyat menegaskan agar penggunaan dilakukan secara tepat sasaran dan akuntabel. Distribusi anggaran kepada desa dilakukan secara adil dan profesional,” tuturnya.
Ketujuh, pengkajian komprehensif penyertaan modal
terkait alokasi pembiayaan daerah sebesar Rp5 miliar yang diperuntukkan bagi penyertaan modal daerah. Fraksi memberikan penegasan bahwa, kebijakan ini harus didasarkan pada kajian komprehensif yang berdampak langsung pada kenaikan PAD dan kesejahteraan rakyat.
Kedelapan, penanggulangan kemiskinan dan pelayanan dasar. APBD 2027 dituntut berpihak penuh pada program penanggulangan kemiskinan berkelanjutan, perluasan kesempatan kerja, dan pemberdayaan bagi petani, nelayan, serta pelaku UMKM untuk mengikis kesenjangan antarwilayah.
Sembilan, terkait penguatan tata kelola dan pengawasan anggaran. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta meningkatkan kualitas perencanaan.
”Setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantif. Pengawasan internal dan eksternal terhadap pelaksanaan APBD terus diperkuat,” ucapnya.
Fraksi Keadilan Rakyat mengingatkan jajaran eksekutif, bahwa APBD bukanlah dokumen keuangan tahunan di atas kertas semata.
“APBD bukan sekadar dokumen keuangan tahunan, melainkan instrumen pembangunan yang harus mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya.






Alamat Redaksi :