Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Diperkirakan Sudah Empat Hari

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di dalam Rumah, Diperkirakan Sudah Empat Hari
Keterangan Foto: Seorang Pria Ditemukan Meninggal di dalalam rumah Jalan Telkom Kecamatan Parigi, Rabu 8 Juli 2026 (Opi/The Opini)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, di Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi, pada Rabu sore, 8 Juli 2026.

Mayat tersebut diketahui bernama Andi Supardin, warga Jalan Telkom, Kelurahan Masigi, yang selama ini tinggal seorang diri.

Bacaan Lainnya

Penemuan jenazah bermula ketika Ebo, seorang karyawan tempat pencucian motor yang berada dekat dengan rumah korban, mencurigai bau tidak sedap yang tercium sejak pagi. Kecurigaannya semakin kuat, setelah melihat banyak lalat berkerumun di sekitar jendela rumah korban.
“Saya lihat sudah banyak lalat di jendela, jadi saya mulai curiga. Saya kasih tahu bosku, kemudian keluarganya masuk dan menemukan korban sudah meninggal. Kalau bau, sejak pagi kami sudah cium,” ungkap Ebo.

Kapolsek Parigi, IPTU Yusman Bakri, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 17.30 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Parigi bersama Tim Inafis Polres Parimo langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban telah meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.

“Korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamarnya,” ujar IPTU Yusman Bakri saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah, petugas bersama kelurga kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans sesuai permintaan pihak keluarga.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi di sekitar lokasi, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari.

Hal itu, diperkuat dengan keterangan warga sekitar yang menyebut korban terakhir kali terlihat pada Sabtu, 4 Juli 2026.

“Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat penyakit. Malam ini juga korban langsung dimakamkan oleh keluarga. Pihak keluarga menolak dilakukan visum karena kondisi jenazah sudah membusuk,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *