Banjir Rendam Permukiman di Olaya dan Pombalowo, Warga Terdampak Mengungsi

Banjir Rendam Permukiman di Olaya dan Pombalowo, Warga Terdampak Mengungsi
FOTO: Pusdalops Parigi Moutong

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Banjir yang melanda Desa Olaya dan Desa Pombalowo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, mengakibatkan sedikitnya lima kepala keluarga mengungsi. Hingga Minggu 21 Juni 2026 tim gabungan masih melakukan evakuasi dan pendataan di lokasi terdampak.

Berdasarkan laporan sementara Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong, banjir terjadi pada Sabtu 20 Juni 2026 sekitar pukul 23.00 WITA setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air meluap dan merendam permukiman warga.

Bacaan Lainnya

Lokasi terdampak berada di Dusun I Desa Olaya dan Dusun II Desa Pombalowo, Kecamatan Parigi. Dari data awal yang berhasil dihimpun, di Dusun II Desa Pombalowo tercatat tiga kepala keluarga dengan total 10 jiwa terdampak banjir.
Selain itu, sedikitnya lima kepala keluarga dilaporkan telah mengungsi untuk menghindari dampak yang lebih besar.

Hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring proses asesmen yang masih berlangsung di lapangan.

Sebagai langkah penanganan darurat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama PMI, Polsek Parigi, Babinsa, aparat desa, dan masyarakat setempat telah melakukan koordinasi, evakuasi warga terdampak, serta kaji cepat untuk mengetahui kondisi riil di lokasi bencana.

Berdasarkan informasi dalam laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong, kondisi di lapangan masih dalam proses penanganan. Tim bersama relawan dan masyarakat masih melakukan evakuasi serta pendataan dampak banjir.

Sementara itu, kebutuhan mendesak yang teridentifikasi saat ini meliputi selimut dan matras atau tikar untuk warga yang terdampak dan mengungsi.

BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir susulan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *