Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menargetkan, seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terakreditasi pada tahun 2026.
Kepala Bidang PAUD, Dahniar, mengatakan saat ini dari 538 lembaga PAUD yang terdiri dari Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB), sekitar 30 lembaga masih belum terakreditasi.
“Kami menargetkan tahun ini seluruh lembaga yang belum terakreditasi bisa dituntaskan, termasuk reakreditasi bagi lembaga yang masa akreditasinya sudah habis tahun lalu,” ujarnya.
Menurutnya, prioritas saat ini difokuskan pada lembaga baru yang belum memiliki status akreditasi. Namun demikian, proses akreditasi tidak bisa dipaksakan apabila lembaga belum memenuhi syarat dasar.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi lembaga PAUD sebelum mengikuti akreditasi, di antaranya proses pembelajaran minimal sudah berjalan selama dua tahun, memiliki sarana dan prasarana memadai, serta tenaga pendidik dengan kualifikasi sarjana.
“Bisa jadi ada lembaga yang merasa belum siap. Kita tidak bisa paksakan. Yang penting mereka terus berbenah memenuhi persyaratan,” katanya.
Dahniar menambahkan, status akreditasi sangat penting bagi lembaga PAUD karena menjadi ukuran kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat.
“Walaupun hanya mendapat nilai C, yang penting lembaga sudah terakreditasi sehingga bisa menunjukkan kualitasnya kepada masyarakat,” jelasnya.
Kata dia, untuk mendukung percepatan akreditasi, pihaknya akan menurunkan asesor yang akan melakukan penilaian kepada lembaga dalam waktu dekat.
Asesor akan melakukan penilaian dalam Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena), yakni sistem akreditasi berbasis online yang digunakan dalam proses pendataan dan penilaian lembaga pendidikan.
“Tahun ini kami akan menurunkan asesor untuk membantu pelaksanaan akreditasi melalui Sispena,” pungkasnya.






Alamat Redaksi :