Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Kunjungan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum lama ini, membuka peluang besar bagi masyarakat pesisir.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Daerah Parigi Moutong membahas dua isu strategis yakni asuransi nelayan dan program perumahan nelayan atau kampung nelayan.
Menurut Erwin, Parigi Moutong termasuk dalam 35 kabupaten/kota yang akan menerima program kampung nelayan yang digagas pemerintah pusat.
Dari jumlah tersebut, satu lokasi di Parigi Moutong telah menandatangani kontrak, yakni di Bolano, dengan lahan yang sudah dinyatakan siap.
“Untuk Bolano itu masuk tahap I, kontraknya sudah ditandatangani, mungkin April selesai,” ujar Erwin.
Selain Bolano, Pemda Parigi Moutong kembali mengusulkan sejumlah desa pesisir sebagai calon lokasi baru, dengan catatan punya lahan sekitar 1 Ha.
Lokasi baru yang diusulkan yakni Desa Poly, Tada, Kasimbar, Boyantong, dan Pelawa. Usulan tersebut diharapkan dapat disetujui oleh pemerintah pusat agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat nelayan.
“Semoga bisa disahuti,” kata Erwin.
Ia menegaskan bahwa program kampung nelayan merupakan bagian dari program Presiden Prabowo, sehingga daerah dengan garis pantai panjang seperti Parigi Moutong mendapat prioritas. Dengan bentang pesisir yang luas, kebutuhan akan hunian layak bagi nelayan dinilai sangat mendesak.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap kesejahteraan masyarakat nelayan dapat meningkat, tidak hanya melalui perlindungan asuransi, tetapi juga melalui penyediaan kawasan hunian yang layak, tertata, dan dekat dengan sumber mata pencaharian mereka.

Alamat Redaksi :