Harga BBK Turun, Penjualan Pertamax Tembus 1,5 Ton Per Hari

​Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Bahan Bakar Khusus (BBK) atau Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsisdi seperti Pertamax, Pertamax turbo, Pertamina Dex dan dexilite turun harga.

Pertamax kini menyentuh harga Rp12.650 per liter, sementara Pertamina Dex turun drastis dari harga sebelumnya Rp15.300 menjadi Rp13.900 per liter.

Bacaan Lainnya

Pengawas SPBU Kampal, Rivai Muhammad mengatakan, penyesuaian harga tersebut mempengaruhi volume penjualan Pertamax hingga menembus angka 1,5 ton lebih per hari.

“Ada kenaikan sekitar 500 liter dibandingkan periode sebelum penurunan harga. Fenomena ini menunjukkan bahwa ketika selisih harga tidak terlalu jauh, masyarakat lebih memilih efisiensi waktu dan kualitas bahan bakar,” ujar Rivai Muhammad, kepada wartawan, Selasa 6 Januari 2026.

Menurut Rivai Muhammad, bahwa selisih harga yang kian tipis antara BBM subsidi dan non-subsidi memicu lonjakan minat masyarakat terhadap produk unggulan seperti Pertamax turbo dan Pertamina Dex.

​Rivai mengatakan, BBM non-subsidi yang mengalami penurunan harga ini memberikan ruang bagi konsumen untuk mendapatkan bahan bakar berkualitas dengan harga lebih terjangkau.

​Menurutnya, penurunan harga ini berdampak langsung pada operasional harian. Masyarakat yang sebelumnya mengandalkan Pertalite kini mulai melirik Pertamax sebagai alternatif utama untuk menghindari antrean panjang yang kerap terjadi di jalur subsidi.

​Terkait ketersediaan stok, Rivai memastikan distribusi BBK di SPBU Kampal berjalan lancar dan responsif terhadap permintaan pasar. Rata-rata satu tangki berkapasitas 8 ton BBK habis terserap pasar dalam kurun waktu satu minggu.

​Namun, Rivai juga menyoroti beban kerja SPBU Kampal yang meningkat di sektor Solar. Sebab pihaknya menjadi satu-satunya penyedia Solar di dalam kota Parigi.

“Kami terus berupaya maksimal menjaga kestabilan layanan bagi kendaraan logistik dan transportasi umum, tanpa mengabaikan kebutuhan petani, nelayan dan usaha kecil yang menggunakan mesin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *