Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengisian dan rotasi jabatan kepala sekolah. Kebijakan ini menekankan penilaian kinerja secara objektif, tidak hanya dari atasan, tetapi juga melibatkan masukan dari berbagai pihak termasuk masyarakat.
Demikian kata Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, dalam sambutanya saat melantik Kepala Sekolah untuk 125 satuan pendidikan dari tingkat Paud, SD dan SMP di Auditorium Kantor Bupati, Jumat 2 Januari 2025.
Pada kesempatan itu, Bupati Erwin menyampaikan, bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari reformasi birokrasi.
Meski dia mengakui setiap kebijakan memiliki potensi pro dan kontra, namun tetap harus dilakukan demi pemerataan kualitas layanan pendidikan.
“Jabatan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala. Kinerja menjadi penentu utama,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan penugasan, termasuk di wilayah terpencil. Menurutnya, sekolah di daerah jauh tetap membutuhkan guru dan kepala sekolah yang berkualitas, sehingga rotasi menjadi instrumen pemerataan sumber daya manusia.
Selain itu, pemerintah daerah berencana meningkatkan insentif dan fasilitas bagi kepala sekolah dan guru di wilayah terpencil. Penyediaan rumah dinas dan kendaraan dinilai penting agar penugasan di daerah tersebut lebih diminati.
Melalui penerapan manajemen talenta ini, pemerintah berharap mutu pendidikan, kebersihan sekolah, serta kualitas proses belajar mengajar dapat terus ditingkatkan.
Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan sistem pendidikan yang adil, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.




Alamat Redaksi :