Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Plt Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai mengatakan, dalam kurun waktu lima hari dilaksanakan Rapid Diagnostic Test (RDT), sudah ada tiga orang didapati positif malaria, dua diantaranya bekerja di lokasi tambang emas.
Hal itu ditemukan setelah Satuan Tugas Penanganan Bencana Non Alam Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria Kabupaten Parigi Moutong, melakukan pemeriksaan di enam kecamatan, sejak senin 17 November kemarin.
Menurut Rivai, dari hasil RDT warga positif malaria ditemukan di Kecamatan Sausu, berasal dari luar daerah. Sementara dua lainnya, berasal dari Moutong dan Taopa.
Setelah diketahui positif, ketiga warga yang mengidap malaria langsung diintervensi, dengan melakukan pemeriksaan lanjutan dan pemberian obat.
“Saat ditemukan dari Dinas Kesehatan langsung melakukan screening untuk melihat jenis malaria yang ditemukan pada warga tersebut,” kata dia saat ditemui di Parigi, Jum’at, 21 November 2025.
Kata Rivay, masih banyak kendala yang dihadapi Satuan Tugas Penanganan Bencana Non Alam KLB Malaria, dalam proses RDT tersebut.
Diantaranya, masih banyak yang enggan melakukan RDT, seperti warga yang bekerja di lokasi tambang Moutong dan Taopa, karena memilih untuk tetap bekerja.
Solusinya kata Rivai, pihaknya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membantu Tim Medis melakukan RDT langsung di lokasi aktivitas pertambangan.
“Hasil evaluasi kami tadi seperti itu, jadi sistem jemput bola ke lokasi tambang, dibantu oleh DLH berkoordinasi dengan koordinator tambangnya,” kata dia.
Padahal target Satuan Tugas Penanganan Bencana Non Alam KLB Malaria kurang lebih 80 persen.
Lanjut Rivai, Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan melakukan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga.
Adapun enam kecamatan yang mulai dilakukan RDT, yakni Kecamatan Moutong, Taopa, Bolano Lambunu, Bolano, Sidoan, dan Sausu.
“RDT untuk enam kecamatan ini, dari Dana BTT APBD Parigi Moutong,” ungkapnya.
Sementara dua kecamatan lainnya, Ampibabo dan Tinombo Selatan menunggu RDT bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
“Hasil RDT dengan target 14 hari ini, akan menentukan langkah Satgas selanjutnya, apakah akan dilanjutkan statusnya atau dihentikan,” pungkasnya.
Alamat Redaksi :