BKPSDM Parigi Moutong Gelar Rakoor Kepegawaian

Parigi Moutong, Zenta InovasiBadan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong, menggelar rapat koordinasi kepegawaian, di Auditorium Kantor Bupati, Senin 8 September 2025.

Sekretaris BKPSDM Parigi Moutong, Aktorismo Kay mengatakan, kegiatan rakoor kepegawaian itu adalah kegiatan yang sifatnya rutin setiap tahun yang dilakukan untuk pengelola kepegawaian di kabupaten Parigi Moutong, untuk penyamaan persepsi antara BKPSDM dan seluruh ASN dalam hal aturan dan mekanismenya.

Bacaan Lainnya

“Kali ini khusus di tahun 2025, alhamdulilah kita didatangi oleh pemateri atau narasumber dari BKN regional IV makassar , BKN regional IV Makassar ini adalah lembaga yang menaungi kita di Sulawesi sampai dengan Maluku, kita di Parigi Moutong menjadi bagian dari wilayah koordinasi, kami sangat bersyukur dalam momen ini mereka bisa hadir untuk kita semua sampai mereka memberikan sambutan juga di Rakor,” jelas Aktor.

Kata Aktor, narasumber BKN membawakan materi kode etik ASN, materi manajemen talenta dan kemudian materi pola karya.

“Dari tiga materi itu ada juga materi dari inspektur daerah terkait dengan amanat KKP. Jadi pemda itu harus mensosialisasikan budaya anti korupsi maka inilah momennya kita mensosialisasikan itu karena itu juga salah satu indikator dari KPK,” ucapnya.

Kegiatan ini dihadiri, Pejabat pimpinan tinggi pratama, camat, kepala puskesmas, koordinator wilayah pendidikan dan lurah dan pengelola kepegawaian dari masing masing tingkat.

“Ada yang menarik testimoni dari salah satu ASN kita diwilayah Kasimbar yang menyampaikan harapan yang paling dekat itu dilakukan pelayanan cuti. Aplikasi (SIKELOR) ini butuh proses namun kedepannya Insya Allah semoga misalnya cuti, pengajuan izin cerai, kenaikan jabatan, penerbitan tugas belajar itu tidak perlu lagi datang harus semuanya melalui Sikelor,” terangnya.

Lanjutnya, dengan diluncurkannya Sistem Kepegawaian Elektronik (SI-KELOR), ASN dipermudah, agar mereka tidak meninggalkan tugas hanya untuk mengurusi kepegawaian, misalnya guru tidak meninggalkan muridnya hanya datang ke kantor BKD.

“Jadi mereka tetap melayani efesien tidak perlu khawatir dengan urusan kepegawaian itu, namun memang poinnya kami butuh komitmen bersama dari seluruh ASN, jadi basis datanya itu adalah data base yang ada di SIKELOR,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *