Parigi Moutong, Zenta Inovasi- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Parigi Moutong, menggelar rapat persiapan pelaksanaan Festival Literasi 2026, di ruang pertemuan Gedung Layanan Perpustakaan, Kamis 17 September 2026.
Kepala Dispusarda Parigi Moutong, Syamsu Nadjamudin mengatakan, Festival Literasi merupakan salah satu kegiatan yang bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap berbagai jenis literasi.
“Kita berupaya meningkatkan literasi masyarakat Parigi Moutong, misalnya minat baca termasuk dalam kegiatan Festival Literasi nantinya. Sejak 10 Agustus gedung ini sudah dimanfaatkan dan peminat terbesar pengunjung adalah TK dan SD,” jelas Syamsu, saat memberikan pengatar dalam kegiatan rapat.
Menurutnya, Festival Literasi ini perlu dukungan semua pihak sehingga diharapkan makin membangkitkan kepercayaan pemerintah pusat dan masyarakat terhadap Perpustakaan Daerah.
Syamsu menjelaskan, akan disiapkan Stand Pameran yang bisa dimanfaatkan oleh perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, dan pelaku usaha. Selain itu untuk sementara direncanakan akan ada lomba mewarnai, lomba takshow literasi yang sepenuhnya didanai Perpustakaan, lomba menyanyi solo, juga kemah literasi hijau.
“Kemah literasi hijau, sasaranya pemanfaatan hutan kota Parigi yang akan dikerjasamakan dengan DLH, Disporapar dan Pramuka,” ucap Syamsu.
Kemudian, berdasarkan hasil rapat internal sebelumnya, Festival Literasi ini rencananya akan dilaksakan 28 Oktober 2026.
Sementara itu, Bunda Literasi Parigi Moutong Hestiwati Nanga Erwin, yang hadir langsung memimpin rapat persiapan mengatakan, Festival Literasi 2026 harus dikemas menarik, kreatif dan mampu membuat masyarakat betah untuk berkunjung ke Perpustakaan.
“Bagaimana caranya orang betah berkunjung di Perpustakaan seperti duduk di cafe. Kita sudah punya sarana prasarana yang sangat luar biasa. Alangkah ruginya kalau kita tidak manfaatkan,” ujar Hestiwati.
Hestiwati menyampaikan, Festival Literasi perlu digarap dengan serius karena ini diyakini akan menghidupkan Perpustakaan. Dispusarda didorong untuk terus mempromosikan semua kegiatan yang dapat dilaksanakan di Gedung Layanan Perpustakaan.
“Kolaborasi itu penting, ada pegiat literasi, ada akademisi, ada dunia usaha, ada pemerintah juga masyarakat. Saya yakin ini akan bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Hestiwati juga mengapresiasi kerja- kerja Dispusarda, pihak terkait, pihak sekolah yang sudah bekerja keras sehingga ada salah satu peserta dari Parigi Moutong yang menang lomba bertutur sampai ke tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Rapat ini juga dihadiri Tenaga Ahli Bupati, Hamzah Tcakunu. Dalam rapat itu, Hamzah ikut memberikan saran dan masukan terkait konsep pelaksanaan Festival Literasi.
Diketahui, Festival Literasi ini melibatkan sejumlah OPD seperti Dinas Koperasi UKM, Dinas Kesehatan, DLH, Disporapar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Forum TBM dan Pegiat Literasi dari berbagai Komunitas juga Pramuka.






Alamat Redaksi :