Ibrahim sebut Akreditasi Penting untuk Mengukur Kualitas Satuan Pendidikan

Parigi Moutong, Zenta InovasiKepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Ibrahim menyebutkan, akreditasi sangat penting untuk menentukan kualitas satuan pendidikan, khususnya sekolah dasar.

Hal itu ia ungkapkan, saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pendampingan percepatan akreditasi, jenjang sekolah dasar (SD), di Aula Disdikbud Selasa 26 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, kegiatan Bimtek yang sudah dilaksanakan selama dua hari mulai dari 25 Agustus sampai 26 Agustus 2025 tersebut, menghadirkan narasumber dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM).

Ibrahim mengungkapkan, tahun ini pihak Disdikbud Parigi Moutong, khususnya Pada Bidang Sekolah Dasar, berharap adanya peningkatan akreditasi, baik yang sudah habis masa akreditasinya, maupun yang terakreditas C diupayakan agar bisa meningkat ke B atau A.

“Atau yang B minimal tetap bertahan di B. Kalau yang C usahakan jangan bertahan di C, minimal meningkat ke B,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, hal itu dilakukan untuk mendukung capaian program Disdikbud, sesuai dengan renstra RPJMD visi misi Bupati, yang mengedepankan kualitas satuan pendidikan.

Yaitu lanjut dia, dengan melihat hasil rapor mutu pendidikan, bagaimana terintegrasi capaian literasi anumerasi siswa, serta capaian inklusifitas, dan akreditasi terhadap satuan pendidikan.

“Kita sebagai orang tua akan bangga, ketika kita menyekolahkan anak kita di sekolah yang sudah berstatus terakreditas A atau B,” ungkapnya.

Ibrahim menambahkan, tujuan dilaksanakannya Bimtek tersebut, yaitu untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme akreditasi, serta bagaimana strategi pemenuhan komponen akreditasi sehingga sekolah mampu mencapai akreditasi yang optimal.

“Tujuan utama, yaitu meningkatkan pemahaman kepala sekolah guru, dan tim akreditasi terhadap instrumen akreditasi terbaru. Kemudian meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan dokumen berbasis eviden, mempercepat capaian target akreditasi sesuai standar mutu pendidikan, dan mendorong sekolah untuk menerapkan manajemen mutu pendidikan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia berharap, hasil dari Bimtek itu bisa meningkatkan kompetensi dan memahami mekanisme strategi akreditasi berbasis IASP, dan berhasil menyiapkan dokumen eviden sesuai standar percepatan akreditasi dan siap mengikuti visitasi pada periode tahun 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *