Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Kepala Bidang Sosial Budaya pada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irdan mengatakan, terdapat dua program perencanaan prioritas tahun ini, yaitu penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan penganggaran 2027 serta perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada 2027.
“Ada dua program yang memang kita selesaikan perencanaannya pada 2026 ini. Sebab, kalau tidak kita manfaatkan secara maksimal waktunya sekarang, ada kemungkinan momennya terlewat,” kata Irdan, ditemui di ruang kerjanya, Jumat 6 November 2026.
Terkait penyusunan dokumen RAD kata Irdan, Bappelitbangda saat ini pada tahap pengumpulan dan penyempurnaan data, untuk menyusun intervensi program penurunan angka kematian ibu dan anak yang maksimal akan dimulai pada 2028 dan persiapan anggaran 2027.
Kata Irdan, karena pada 2027 mendatang juga akan dilakukan perubahan dokumen RPJMD, sehingga berbagai kebutuhan program perlu dipersiapkan sejak tahun ini.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memanfaatkan waktu yang tersedia agar proses perencanaan tidak kehilangan momentum.
Dia menegaskan, proses tersebut membutuhkan perhatian dan keseriusan, Bappelitbangda agar kebutuhan program dapat terakomodir dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.
Menurut Irdan, perubahan RPJMD yang dijadwalkan pada 2027 itu, menjadi pertimbangan mendasar dalam mempercepat penyelesaian perencanaan.
Karena itu, kata dia, sejumlah kebutuhan dan arah program perlu dirumuskan lebih awal agar dapat diselaraskan dengan perubahan dokumen pembangunan daerah.
“Hal ini penting agar program yang menjadi kebutuhan prioritas daerah dapat dipersiapkan secara lebih terarah dan memiliki ruang dalam proses perencanaan maupun penganggaran,” tutupnya.







Alamat Redaksi :