​Warga Beringin Jaya Temukan Pria Tewas di Selokan, Diduga Akibat Epilepsi Kambuh

Foto: Sosok Jenazah ditemukan di Dusun II, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Bolano, pada Senin pagi 27 April 2026. (Polres Parigi Moutong)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Sesosok mayat pria ditemukan dalam posisi tengkurap di sebuah selokan di Dusun II, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Bolano, pada Senin pagi 27 April 2026. Korban yang diidentifikasi sebagai Rustam (39) ditemukan warga sekitar pukul 06.40 WITA dan diduga meninggal dunia akibat terjatuh saat penyakit epilepsinya kambuh.

Jenazah berhasil dievakuasi ke pinggir jalan sekitar pukul 07.40 WITA oleh aparat gabungan. Proses evakuasi ini dipimpin oleh Kades Beringin Jaya Budi Supeno, Bhabinkamtibmas Bripka Andi Irsyak, dan Babinsa Serda Budi Erwanto dengan dibantu warga setempat.

Bacaan Lainnya

Tak lama kemudian, Kanit Reskrim Polsek Bolano Lambunu Aiptu Rasid DJ Kau tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Lambunu I di Desa Wanamukti.

Sekitar pukul 08.30 WITA, pihak keluarga korban tiba di puskesmas dan memutuskan untuk langsung membawa jenazah ke rumah duka di Desa Kotanagaya untuk dimakamkan. Keluarga juga menolak dilakukan visum et repertum dengan alasan korban memiliki riwayat gangguan jiwa serta penyakit epilepsi.

Kapolsek Bolano Lambunu, IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, SKM, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga terjatuh ke dalam selokan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi dan kerap berada di sekitar lokasi tersebut,” jelas Kapolsek.

Ia menambahkan, lokasi penemuan memang sering dijadikan tempat beristirahat oleh korban, sehingga dugaan korban terjatuh saat penyakitnya kambuh cukup kuat. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

“Kami tetap melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur lain. Di sisi lain, kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit, seperti epilepsi, demi mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Saat ini, situasi Kamtibmas di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *