Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Kali ini, kebakaran melanda area kebun dan semak belukar di perbukitan yang berjarak sekitar 100 meter dari zona aktif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah, Rabu, 28 Januari 2026.
Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Parigi Moutong melaporkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 Wita. Api pertama kali terlihat muncul dari area semak belukar kering di kawasan perbukitan, dengan vegetasi pohon kelapa yang berada sangat dekat dengan zona aktif TPA.
Berdasarkan hasil pengamatan tim lapangan dan keterangan petugas TPA, api dengan cepat merambat akibat tiupan angin kencang dan kondisi vegetasi yang kering. Bahkan, kebakaran sempat membentuk tiga titik api berbeda yang mengancam area vegetasi produktif di sekitarnya.
Posisi kebakaran yang berada dalam radius kurang dari 100 meter dari TPA aktif dinilai berpotensi meningkatkan eskalasi kebakaran menjadi kebakaran TPA, jika tidak segera ditangani secara cepat dan terpadu.
Merespons kondisi tersebut, unsur terkait bergerak cepat melakukan pemadaman dan upaya penanggulangan serta pencegahan.
Sejumlah pihak yang terlibat di lapangan antara lain Dinas Lingkungan Hidup, Badan Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, FPRB, serta Tim Reaksi Cepat (TRC).
FPRB Parigi Moutong mencatat, hingga saat ini luas lahan yang terbakar masih dalam proses pendataan dan perhitungan. Namun, dampak lingkungan sudah dirasakan berupa pencemaran udara akibat asap tebal di sekitar kawasan TPA.
FPRB Parigi Moutong mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan penguatan langkah mitigasi, mengingat potensi kebakaran masih tinggi seiring kondisi cuaca kering yang melanda wilayah Parigi Moutong dalam beberapa waktu terakhir.






Alamat Redaksi :