BRIDA Sulteng dan BI Gandeng Mahasiswa Ciptakan Inovasi Pembayaran Digital

BRIDA Sulteng dan BI Gandeng Mahasiswa Ciptakan Inovasi Pembayaran Digital
Foto: Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah, bersama Bank Indonesia (BI) menggelar Lomba Inovasi. (PPID Brida Prov. Sulteng)

Palu, Zenta InovasiBadan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah, bersama Bank Indonesia (BI) menggelar Lomba Inovasi Daerah bertajuk “Ayo! Berani Berinovasi” di Sulawesi Tengah untuk mendorong mahasiswa menciptakan aplikasi pembayaran non-tunai yang solutif bagi masyarakat dan UMKM.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Digitalisasi Pembayaran”, ajang ini mengajak masyarakat khususnya mahasiswa, untuk melahirkan solusi kreatif yang mempermudah transaksi keuangan di daerah.

Bacaan Lainnya

Provinsi Sulawesi Tengah sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM dan teknologi tepat guna. Namun, tingkat literasi digital masyarakat masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.

Melalui visi digitalisasi dan ekonomi hijau, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ketransaksi non-tunai serta mendukung inovasi yang berwawasan lingkungan.

Lomba inovasi daerah masyarakat ini memiliki 3 tujuan utama, yang pertama yaitu memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dan masyarakat dalam mempopulerkan transaksi non-tunai serta layanan keuangan inklusif.

Tujuan kedua adalah untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa untukberinovasi menciptakan aplikasi pembayaran non-tunai yang solutif, dan yang ketiga yaitu melahirkan inovasi berbasis digitalisasi pembayaran yang lahir langsung dari ide-ide kreatif masyarakat Sulawesi Tengah.

Tahapan dari seleksi lomba ini yaitu dimulai dari pemberkasan, pembuatan aplikasi, seleksi aplikasi, wawancara dan presentasi, dan yang terakhir yaitu pengumuman pemenang dan pemberiaan penghargaan.

Peserta yang dinyatakan lolos pada tahap seleksi aplikasi ini, berjumlah 25 peserta dari total 35 peserta yang mendaftar. Untuk menjaga kualitas, objektivitas, dan bobot penilaian, panitia melibatkan tim juri ahli dari kalangan akademisi yang berasal dari Universitas Tadulako (Untad).

Melalui lomba ini, BRIDA Sulteng dan Bank Indonesia berharap lahir karya-karya teknologi tepat guna yang tidak hanya canggih, tetapi juga benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dan masyarakat luas dalam bertransaksi sehari-hari.

Sumber: PPID Brida Prov. Sulteng.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *