Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memicu terjadinya banjir di Desa Tuladenggi Pantai, Kecamatan Moutong, Senin dini hari 18 Mei 2026, pukul 03.00 WITA mengakibatkan pemukiman warga di dua dusun terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, melaporkan banjir dipicu oleh kondisi infrastruktur sungai yang sudah tidak memadai untuk menampung lonjakan debit air.
”Banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi tanggul sungai yang sudah menipis, sehingga debit air sungai yang tinggi dapat mengalir melewati tanggul dan merendam permukiman warga,” ungkap pihak Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan data kaji cepat di lapangan, banjir melanda Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Tuladenggi Pantai. Sebanyak 66 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak akibat luapan air sungai tersebut.

”Untuk korban terdampak, di Dusun 1 tercatat ada 56 KK, sementara di Dusun 2 ada 10 KK. Hingga saat ini, untuk korban mengungsi dan korban jiwa dilaporkan nihil,” jelas Pusdalops BPBD.
Selain merendam rumah warga, banjir juga sempat menggenangi beberapa fasilitas umum yang krusial bagi masyarakat setempat.
”Fasilitas umum yang ikut terdampak antara lain satu unit Posyandu, lapangan sepak bola, dan satu unit mushollah. Untuk kerusakan rumah warga baik rusak berat maupun ringan, saat ini tidak ada,” tambahnya.
Merespons kejadian ini, tim gabungan yang terdiri dari Relawan TRC Kecamatan Moutong, TRC BPBD Parigi Moutong, aparat desa, serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan koordinasi dan kaji cepat bencana.
Pihak BPBD menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama agar banjir serupa tidak kembali terulang saat hujan deras kembali turun.
”Kebutuhan mendesak di lokasi saat ini adalah alat berat untuk perbaikan tanggul sungai yang menipis tersebut,” tegas pihak BPBD dalam laporannya.
Kondisi terkini di lokasi kejadian pada Senin siang dilaporkan sudah mulai kondusif. Pihak BPBD mengonfirmasi bahwa genangan air di pemukiman warga telah berangsur-angsur turun.
Alamat Redaksi :