Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, mendorong penguatan dan diversifikasi sektor investasi dengan menghadirkan program Duta Promosi Investasi sebagai ujung tombak pengenalan potensi daerah.
Kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Parigi Moutong sebagai tuan rumah, yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se-Sulawesi Tengah, Jumat, 10 April 2026.
Kepala DPMPTSP Sulawesi Tengah, Moh Rifani Pakamundi, mengatakan pelaksanaan Duta Promosi Investasi merupakan langkah awal pemerintah provinsi dalam memperkuat sinergi promosi investasi antar daerah.
“Duta Promosi Investasi ini perdana dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, bertepatan dengan HUT ke-24 Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.
Ia menyebutkan, saat ini Sulawesi Tengah menempati posisi kelima sebagai tujuan investasi di Indonesia. Bahkan, pada sektor hilirisasi, daerah ini berada di peringkat pertama. Namun demikian, investasi masih didominasi sektor pertambangan.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mendorong sektor lain yang memiliki potensi besar, seperti perkebunan dan perikanan.
“Bagaimana kalau sektor lain seperti perkebunan dan perikanan bisa kita dorong investornya masuk ke daerah kita. Tentu sangat luar biasa,” katanya.
Melalui program Duta Promosi Investasi, pemerintah berharap potensi unggulan daerah dapat lebih dikenal luas dan mampu menarik minat investor dari berbagai sektor, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat lebih merata.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara bergilir di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, serta terus dirangkaikan dengan Rakor DPMPTSP sebagai forum koordinasi antar daerah.
Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong sebagai tuan rumah turut ambil bagian dengan mengutus enam finalis Duta Promosi Investasi. Mereka telah dibekali untuk mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk komoditas durian dan sektor pariwisata.
Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 34 finalis yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya memperkuat promosi investasi daerah yang lebih beragam dan berkelanjutan.

Alamat Redaksi :