Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Mewakili Bupati Parigi Moutong, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan, penjelasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD, Selasa 7 April 2026.
Dalam penjelasannya, LKPJ Tahun Anggaran 2025 disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pembangunan daerah yang berpedoman pada dokumen perencanaan 2024-2026, sekaligus upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengusung tema pembangunan “Penguatan Pelayanan Dasar dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Berbasis Kawasan.”
Strategi ini difokuskan pada lima prioritas utama: reformasi birokrasi, peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi unggulan, penanggulangan kemiskinan, serta kelestarian lingkungan hidup.
Secara umum, capaian kinerja pemerintah daerah berada pada kategori Sangat Berhasil, dengan beberapa indikator utama yang melampaui target:
- Reformasi Birokrasi: Mencapai 56,48 poin (Target: 44 poin).
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat ke angka 69,48 (Target: 68,77).
- Prevalensi Stunting: Turun drastis hingga 9,3% (Target: 18,68%).
- Angka Kemiskinan: Menurun menjadi 13,51% (Target: 14,10%).
Meski demikian, Pemda Parigi Moutong mengakui adanya beberapa indikator yang belum optimal, seperti nilai akuntabilitas kinerja 65,36 dari target 75, pertumbuhan ekonomi 3,92% dari target 5,01%, serta opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK. Hal ini menjadi komitmen pemerintah untuk terus melakukan perbaikan di masa mendatang.
“Kami berharap melalui sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif, berbagai capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya Kabupaten Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Wakil Bupati.
Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong

Alamat Redaksi :