Parigi Moutong, Zenta Inovasi- Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Hingga November 2025, tercatat 38 kasus HIV/AIDS ditemukan di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Yunita Tagunu, melalui pengelola data HIV/AIDS, Mega, Sabtu kemarin.
Yunita menjelaskan bahwa layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) HIV di Parigi Moutong saat ini tersedia di tiga fasilitas, yakni RSUD Anuntaloko Parigi, Puskesmas Torue, dan Puskesmas Mepanga.
Sebagai bagian dari langkah deteksi dini, tahun ini Dinkes Parigi Moutong melaksanakan kegiatan Skrining VCT (Voluntary Counseling and Testing) Mobile bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan WBP sejak awal, serta mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya HIV/AIDS.
Pelaksanaan skrining dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Parigi dengan pendampingan langsung dari Dinas Kesehatan.
“Sebanyak 229 WBP menjalani pemeriksaan VCT Mobile. Dari hasil skrining, satu orang teridentifikasi sebagai suspek HIV dan langsung dirujuk ke layanan PDP RSUD Anuntaloko Parigi,” jelas Yunita.
Yunita menegaskan bahwa deteksi dini melalui skrining rutin merupakan langkah strategis untuk menekan penularan HIV/AIDS di masyarakat. Ia memastikan Dinas Kesehatan akan terus memperluas jangkauan edukasi, pemeriksaan, dan layanan pengobatan.
“Upaya ini akan terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal,” tutupnya.
Alamat Redaksi :