Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Bunda Paud Parigi Moutong Hj Hestiwati Nanga Erwin S,KM. M,Kes hadir dan memberikan materi pada kegiatan Pendampingan dan Penguatan Bunda Paud Kecamatan dan Desa, Selasa 14 Oktober 2025 di MAN 2 Parigi di Mepanga Kecamatan Mepanga.
Kegiatan ini dihadiri Bunda Paud Kecamatan Mepanga, Ongka Malino, Palasa, Tomini dan Bunda Paud Desa, Kepala Sekolah Paud di empat kecamatan tersebut dan melibatkan 100 lebih peserta.
Sebelumnya kegiatan yang sama sudah dilaksanakan pada Bulan September kemarin, di Auditorium Kantor Bupati dengan menghadirkan Bunda Paud kecamatan dan desa, kepala sekolah Paud dari Sausu – Ampibabo (sebelas kecamatan).
Adapun poin penting yang disampaikan Bunda Paud Kabupaten Ny Hj Hestiwati Nanga Erwin, pada kegiatan itu, diantaranya orang tua harus memasukan anaknya satu tahun di TK/Paud, untuk mendukung program nasional wajib belajar 13 tahun dan perlunya menerapkan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Bunda Paud Kabupaten Ny Hj Hestiwati Erwin menjelaskan, tujuh kebiasaan anak hebat ini adalah gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian dari Program Prioritas untuk membentuk karakter anak sejak dini agar memiliki kualitas yang baik, sehat, dan berkarakter.
Tujuh kebiasaan baik anak Indonesia hebat ini adalah, bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, genar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
Kata dia, gerakan ini dirancang agar kebiasaan-kebiasaan positif menjadi budaya sehari-hari dan akhirnya terinternalisasi menjadi karakter anak. Untuk mencapai hal ini diperlukan sinergi antara keluarga, satuan pendidikan (PAUD dan sekolah), masyarakat, dan media.
Ia menjelaskan, urgensi tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini, karena adanya kelemahan tantangan dalam implementasinya.
Misalnya, perkembangan teknologi yang membentuk generasi instan, penurunan karakter peserta didik, masih adanya kejahatan atau kekerasan dalam dunia pendidikan, menurunnya pemahaman terhadap budaya lokal, dan adanya problematika kesehatan fisik dan psikis, seperti pengaruh dari judi online, game online.
“Sehingga ini membutuhkan peran serius orang tua/wali, pendidik, dan satuan pendidikan, peran kita semua,” tandasnya.
Ia menegaskan, orang tua/wali, pendidik, dan satuan pendidikan mempunyai peran penting dalam membimbing anak usia dini agar dapat menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Namun, pada saat proses bimbingan yang dilakukan harus menggunakan metode atau cara yang penuh kesadaran (mindfulness), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful).
Bunda Paud Hj Hestiwati Nanga Erwin mengatakan, kebiasaan tersebut perlu ditumbuhkembangkan secara bertahap dan berulang melalui pendekatan yang sesuai dengan usia anak.
“Oleh karena itu, pihak keluarga perlu bekerja sama dengan pihak satuan pendidikan untuk memantau penerapan tujuh kebiasaan ini, baik yang dilakukan anak di rumah maupun di sekolah,” tutupnya.




Alamat Redaksi :