Sebanyak 3000 Personil Jaga Keamanan PSU Pilkada Parigi Moutong

Sebanyak 3000 Personil Jaga Keamanan PSU Pilkada Parigi Moutong
FOTO : Amirullah

Parigi Moutong, Zenta Inovasi Guna menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada pada Rabu 16 April,  Polres Parigi Moutong menerjunkan tiga ribu lebih personil.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Jovan Reagan Sumual mengungkapkan, pelibatan pengamanan khususnya jajaran Polres Parigi Moutong sebanyak 443 personil, sedangkan satuan Brimob sebanyak 200 personil dan 150 dari Polda Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya

Selain itu ada perbantuan dari anggota TNI sebanyak 500 personil ditambah kekuatan dari petugas ketertiban tempat pemungutan suara atau PKTPS 1.636 orang untuk di 818 TPS.

Lanjut AKBP Jovan, sesuai sistem pengamanan jumlah pelibatan personil pada PSU disebutkan, terjadi peningkatan dibanding pada perhelatan pilkada 24 november 2024 lalu.

Jovan menambahkan, pengamanan atau distribusi personil dilakukan dengan melihat  klasifikasi tingkat kerawanan yang berbeda-beda. Sehingga setiap TPS kategori sangat rawan dijaga dua personil Polri dan dua PKTPS, sementara kategori TPS rawan hanya dijaga satu personil Polri, serta kategori kurang rawan dijaga satu personil polri untuk dua TPS.

“Berjumlah 443 untuk personil Polres untuk keamanan TPS dan rekapitulasi untuk backupan dari Polda Sulteng ada 200 personil Brimob dan 150 dari personil kerangka Polda kemudian dari teman-teman TNI ada sekitar 500 yang memang semuannya itu untuk pengamanan proses kegiatan pengamanan ditambah dengan PKTPS 1.636 sehubungan 818 TPS 2 PKTPS  jika ditotal dengan PKTPS yang dihimpun dalam system manajemen pengamanan terdapat 3000an, jadi ada peningkatan personil dibandingkan pada pilkada kemarin setiap TPS ada klasifikasi, ada TPS yang sangat rawan dibackup oleh dua personil dari Polri kemudian PKTPSnya dua, kemudian di TPS rawan terdapat satu personil kemudian dikurang rawan satu personil 2 TPS” ujar Kapolres Parigi Moutong, AKBP Jovan Reagan Sumual dalam wawancarannya belum lama ini.

Pihak kepolisian berharap, PSU dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar dan sehat, serta berdasarkan azas Pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil.

Oleh sebab itu, kata dia, bagi personil yang diberikan tanggugjawab keamanan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, diantaranya mampu mendeteksi terhadap perkiraan ancaman.

Terpenting juga lanjut dia, pengamanan dan pengawalan terhadap logistik Pilkada yang bergeser dari tingkat PPK ke PPS, serta dari PPS ke TPS dan terus melakukan pengawalan hingga semua prosesnya selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *