Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau pemerintah daerah di Sulawesi Tengah meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan kualitas udara menyusul prediksi perubahan konsentrasi polutan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi prediksi kualitas udara dan rekomendasi kewaspadaan BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global Lore Lindu Bariri tertanggal 12 Oktober 2026, Kabupaten Parigi Moutong bersama Kabupaten Sigi, Tolitoli, Poso, dan Buol diprediksi memiliki konsentrasi PM2.5 yang umumnya masih berada pada kategori sedang.
BMKG menyebutkan, pola angin timuran masih berlangsung. Karena itu, pemantauan arah dan kecepatan angin perlu diintegrasikan dengan data kualitas udara untuk mengevaluasi kemungkinan perpindahan polutan dan perubahan konsentrasinya.
Pemerintah daerah di Sulawesi Tengah diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, serta menyampaikan informasi kualitas udara kepada masyarakat apabila terjadi peningkatan konsentrasi polutan.
Pada surat pemberitahuan itu, disebut, Kabupaten Morowali menjadi wilayah prioritas karena konsentrasi PM2.5 diprediksi meningkat hingga kategori tidak sehat. Sementara itu, Kabupaten Morowali Utara juga perlu mendapat perhatian karena konsentrasi PM2.5, karbon monoksida (CO), dan nitrogen dioksida (NO2) relatif lebih tinggi dibandingkan sebagian wilayah lainnya.
BMKG menyebutkan, data prediksi tersebut berlaku hingga 13 Oktober 2026 pukul 23.59 dan akan diperbarui pada waktu yang sama untuk tiga hari berikutnya.






Alamat Redaksi :