Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Kebutuhan terhadap tenaga kerja, khususnya di sektor konstruksi, terus meningkat seiring dengan pelaksanaan berbagai program pembangunan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja dinilai menjadi hal penting.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, Muh Aflianto Hamzah, dalam kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas PUPRP Kabupaten Parigi Moutong dan dibuka oleh Asisten I Adrudin Nur. Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, selama dua hari, 14–15 September 2026, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong.
Muh Aflianto mengatakan, kebutuhan tenaga kerja konstruksi akan terus menjadi perhatian karena tenaga kerja merupakan salah satu unsur utama dalam keberhasilan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan pembangunan.
Menurutnya, dalam setiap perusahaan maupun proyek konstruksi, tenaga kerja memiliki peran besar dalam menentukan kelancaran serta keberhasilan proses pekerjaan.
“Setuju atau tidak, kebutuhan terhadap tenaga kerja, khususnya di bidang konstruksi, semakin besar. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini penting bagi masyarakat dan para pekerja yang ingin belajar serta meningkatkan kemampuan di bidang pekerjaan konstruksi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perkembangan dunia kerja dan tingkat persaingan yang semakin tinggi menuntut tenaga kerja untuk memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai.
Selain keterampilan teknis, tenaga kerja konstruksi juga harus memiliki kondisi kesehatan yang baik, sikap profesional, serta pemahaman mengenai pelaksanaan pekerjaan yang aman dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Melalui pelatihan dan uji kompetensi tersebut, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang konstruksi.
Peningkatan kompetensi tersebut, kata dia, tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja saat ini, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa mendatang.
“Kita perlu mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan daya saing,” katanya.
Aflianto meminta peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta memahami seluruh materi yang diberikan oleh para pemateri dan instruktur.
Dengan demikian kata dia, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam dunia kerja.
Muh Aflianto menambahkan, pemerintah bersama seluruh pihak terkait mengharapkan tersedianya tenaga kerja konstruksi yang profesional, kompeten, serta memiliki semangat untuk terus meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang konstruksi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta agar mengikuti proses pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Tingkatkan kemampuan, pengetahuan, dan profesionalisme, sehingga ke depan kita memiliki sumber daya manusia di bidang konstruksi yang semakin berkualitas dan mampu mendukung keberhasilan pembangunan,” pungkasnya.






Alamat Redaksi :