Jakarta, Zenta Inovasi – Kain tenun motif Saga asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendapat respons positif dalam Pameran Kriyanusa 26- 30 September 2026 di Jakarta.
Sebanyak 11 dari 20 lembar kain yang dibawa untuk dipamerkan terjual dalam dua hari pelaksanaan pameran.
Kain Tenun Saga tersebut dipamerkan sekaligus dipasarkan melalui stan Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dari 11 kain yang terjual, sebanyak 10 lembar merupakan kain tenun semi sutra dengan pewarna sintetis seharga Rp1 juta per lembar. Sementara satu lembar lainnya merupakan kain dengan pewarna alam yang dijual dengan harga Rp1,5 juta.
Dari total 20 lembar kain yang dibawa, masih tersisa sembilan lembar, terdiri atas lima kain dengan pewarna sintetis dan empat kain dengan pewarna alam.
Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, mengatakan penjualan tersebut menunjukkan tingginya respons pengunjung terhadap produk tenun khas daerah.
“Terjualnya 11 kain Tenun Saga yang kita bawa dalam Pameran Kriyanusa merupakan indikator positif bahwa produk tenun khas daerah kita mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat,” kata Hestiwati ditemui disela-sela kegiatan, Senin 28 September 2026.
Menurutnya, ketertarikan pengunjung tidak hanya pada bahan kain, tetapi juga desain, motif, serta kekhasan budaya yang ditampilkan melalui Tenun Saga.
“Ini menunjukkan bahwa tenun daerah kita memiliki daya tarik dan potensi untuk terus dikembangkan menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi, sekaligus membawa identitas budaya Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.
Hestiwati berharap capaian penjualan tersebut dapat mendorong para perajin untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk tenun.
Di sisi lain, capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi Dekranasda Parigi Moutong untuk terus memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas produk, memperluas promosi, serta membuka akses pasar bagi produk kerajinan daerah.
“Kita berharap produk tenun khas daerah semakin dikenal, dicintai, dan menjadi salah satu ikon ekonomi kreatif Kabupaten Parigi Moutong,” kata Hestiwati.






Alamat Redaksi :