BPBD Parigi Moutong Catat 16 Bencana Sepanjang Agustus 2026, Banjir dan Kekeringan Mendominasi

BPBD Parigi Moutong Catat 16 Bencana Sepanjang Agustus 2026, Banjir dan Kekeringan Mendominasi
Foto: Ilustrasi AI

Parigi Moutong, Zenta Inovasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, merilis data infografis kejadian bencana alam dan musibah yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut sepanjang bulan Agustus 2026.

Berdasarkan laporan resmi, tercatat sebanyak 16 kejadian bencana yang merata di berbagai kecamatan. Bencana banjir menjadi insiden yang paling sering terjadi dengan total 6 kejadian, disusul oleh bencana kekeringan dan kebakaran bangunan masing-masing 3 kejadian.

Bacaan Lainnya

Selain itu, terdapat 2 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 1 kali gempa bumi, serta 1 kejadian pohon tumbang.

Wilayah Kecamatan Kasimbar menjadi daerah yang paling terdampak banjir. Rangkaian banjir melanda Desa Kasimbar pada 16 Agustus, diikuti Desa Kasimbar Palapi dan Kasimbar Selatan pada 24 Agustus.

Puncaknya, pada 28 Agustus 2026, banjir kembali menggenangi Desa Laemanta, Desa Labuan Donggulu, Desa Peningka, serta Desa Laemanta Utara. Sebelumnya, di lokasi berbeda, banjir juga sempat menerjang Desa Tanalanto, Kecamatan Torue pada 1 Agustus 2026 dan banjir bandang melanda Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara pada 26 Agustus 2026.

​Di sisi lain, ancaman kekeringan juga meluas di beberapa kawasan sektor pertanian. Kecamatan Mepanga mencatatkan wilayah terdampak paling luas, meliputi Desa Kotaraya, Desa Kotaraya Barat, Desa Kotaraya Timur, Desa Kotaraya Selatan, Desa Kotaraya Tenggara, Desa Kayu Agung, dan Desa Ogotion pada 21 Agustus, serta Desa Sumber Agung dan Desa Ogobayas pada 25 Agustus.

Kekeringan juga melanda Desa Sausu Taliabo di Kecamatan Sausu, Desa Anutapura di Kecamatan Bolano Lambunu, Desa Ambesia di Kecamatan Tomini, dan Desa Persatuan Sejati di Kecamatan Ongka Malino.

Untuk peristiwa karhutla, BPBD mencatat dua titik lokasi yakni di Desa Santigi, Kecamatan Ongka Malino pada 19 Agustus, serta Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano pada 25 Agustus.

Sementara itu, musibah kebakaran bangunan terjadi di Kecamatan Tinombo Selatan (Desa Khatulistiwa), Kecamatan Kasimbar (Desa Laemanta), dan Kecamatan Bolano (Desa Bolano Tengah).

Peristiwa gempa bumi sempat menggetarkan Desa Sidoan, Kecamatan Sidoan pada 15 Agustus, serta insiden pohon tumbang di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi pada 26 Agustus.

Pihak BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana susulan.

​”Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian darurat dapat menghubungi Call Center BPBD di nomor 117 atau melalui layanan WhatsApp di 08114180117,” tulis keterangan resmi BPBD Parigi Moutong.

Sumber: BPBD Kabupaten Parigi Moutong

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *