Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak putusnya jaringan distribusi air bersih pascabanjir pada Selasa malam 23 Juni 2026.
Banjir yang terjadi pada Sabtu 20 Juni 2026, mengakibatkan putusnya pipa jaringan transmisi dari intake menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau bak penampung yang berada di Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat.
Kerusakan tersebut, menyebabkan terhentinya layanan distribusi air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Parigi Barat dan Kecamatan Parigi.
Kondisi ini mengakibatkan krisis air bersih, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Parigi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai langkah penanganan, Satgas Penanggulangan Bencana Banjir melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong segera melakukan perbaikan pada pipa jaringan transmisi yang rusak.
Selain itu, BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama PMI dan Dinas PUPRP menurunkan armada berupa mobil tangki air dan tandon untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Distribusi tidak hanya difokuskan pada Desa Parigimpu’u, Lobu Mandiri, dan Baliara, tetapi juga menjangkau wilayah lain yang terdampak gangguan layanan air bersih akibat putusnya jaringan transmisi, termasuk desa dan kelurahan di Kecamatan Parigi maupun Kecamatan lainnya.
BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama PMI dan Dinas PUPRP akan terus melakukan pendistribusian air bersih hingga layanan SPAM Parigi kembali normal.
Selain itu, pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak akan terus dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Sumber: BPBD Kabupaten Parigi Moutong






Alamat Redaksi :