Kekurangan Fasilitas, SDK Lantibu Parigimpu’u Pinjam Perangkat Sekolah Lain Demi Lancarkan TKA

Foto: Siswa Kelas 6 SDK Lantibu Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, Laksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Senin 20 April 2026. (Tantri/ZI)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar di SDK Lantibu Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, dimulai hari ini Senin, 20 April 2026.

Meski berada di wilayah pegunungan dengan keterbatasan fasilitas dan jaringan internet, pihak sekolah memastikan ujian hari pertama berjalan dengan lancar.

Bacaan Lainnya

​Plt Kepala Sekolah SDK Lantibu, Maya Lestari, Sp.d., mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pelaksanaan ujian berbasis digital ini adalah infrastruktur teknologi. Untuk menyiasati kekurangan perangkat, pihaknya terpaksa meminjam unit Chrome Book dari sekolah tetangga.

​”Kami terkendala kekurangan Chrome Book di sekolah. Untuk ujian ini, kami meminjam 5 unit dari SDN Baliara dan 2 unit lagi dari SD Jonokalora. Di sekolah kami memang belum ada (perangkat), jadi setiap pelaksanaan ANBK atau TKA, kami selalu meminjam,” ujar Maya.

​Ia menambahkan, usulan pengadaan perangkat sebenarnya sudah diajukan ke Dinas Pendidikan sejak dua tahun lalu, namun hingga saat ini realisasi bantuan tersebut belum kunjung tiba.

Selain persoalan perangkat lanjut ia, stabilitas internet menjadi tantangan tersendiri mengingat lokasi sekolah yang berada di dataran tinggi. Maya menjelaskan koneksi internet bantuan pemerintah seringkali tidak memadai untuk beban kerja ujian.

​”Kalau pakai WiFi BAKTI AKSI, kapasitasnya memang kurang cepat. Makanya kami menggunakan modem Orbit dan mengisi paket data sendiri supaya jaringan lebih kuat sedikit,” jelasnya.

​Kata ia, masalah teknis sempat muncul pada sesi pengawas, namun tidak menghambat pengerjaan soal oleh siswa.

“Tadi sedikit terkendala di jaringan untuk masuk akun pengawas. Kalau untuk siswa, alhamdulillah selesai sebelum waktunya habis. Jika terjadi log out, kami berusaha loading dan login kembali,” tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan ujian TKA di SDK Lantibu diikuti oleh 11 siswa kelas 6 yang terdiri dari 4 siswi perempuan dan 7 siswa laki-laki.

Akibat keterbatasan jumlah perangkat yang tersedia, pihak sekolah terpaksa membagi ujian ke dalam dua sesi pengerjaan. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 hingga 09.45 WITA dengan diikuti oleh 6 siswa, sementara sesi kedua diikuti oleh 5 siswa sisanya dan berakhir pada pukul 12.30 WITA.

Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Matematika, sementara hari Selasa besok, akan difokuskan pada Bahasa Indonesia.

​”Harapan saya dan semua guru di SDK Lantibu, anak-anak mendapatkan hasil terbaik. Bukan hanya di TKA ini, tapi juga ujian sekolah lainnya. Semoga mereka lulus dengan nilai memuaskan tanpa harus ada pengulangan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *