Selama Bulan Ramadan Inflasi Parigi Moutong Terjaga

Selama Bulan Ramadan Inflasi Parigi Moutong Terjaga
FOTO : Amirullah

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Sejak memasuki awal hingga akhir bulan Ramadan 1446 hijriah, pihak Dinas Ketahanan Pangan menyebutkan inflasi Kabupaten Parigi Moutong masih dalam kondisi terjaga.

Hal itu dibuktikan, dari berbagai harga pangan pokok yang masih tetap terkendali seperti beras yang tetap diangka Rp14 ribu.

Bacaan Lainnya

Pihak Dinas Ketahanan Pangan mengaku, terjaganya inflasi tersebut tidak lepas dari upaya pelaksanaan Gerakan Pangan Murah maupun operasi pasar murah, pada saat menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Oleh sebab itu, langkah-langkah tersebut mampu menjaga stabilitas harga pangan, serta memastikan tercapainya ketahanan pangan.

Menurut pihak Ketahanan Pangan, harga beras saat ini terbilang stabil dan dinilai mampu memberikan dampak ekonomi pada petani. Tugas pemerintah yaitu mengontrol dan memantau harga tersebut agar dapat dijangkau oleh masyarakat.

Pihak Ketahanan Pangan turut optimis, Kabupaten Parigi Moutong merupakan daerah lumbung pangan, posisi ini memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi.

 “Untuk inflasi alhamdulilah kita sekarang beras dengan harga 14 ribu/kg dipasaran kecuali untuk beras premium yakni 15 ribu/kg, jadi gerakan-gerakan ini dalam rangka menstabilkan harga walaupun dari sisi petani dengan harga yang bagus 14 ribu/kg akan memberikan pendapatan yang baik bagi petani namun pemerintah juga harus mengatur berapa HET pemerintah agar kita bisa pantau harga ditingkat petani dan ditingkat distributor kemudian harga ditingkat pengecer yang diakses oleh masyarakat langsung itulah yang kami lihat dan perubahannya tidak terlalu signifikan atau melunjak dengan adanya gerakan-gerakan ini dapat menstabilkan” Ujar Sekdis Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Nurhidayah Rahmah dalam wawancaranya 10 April 2025

Sejauh ini kata dia, sesuai data Dinas Ketahanan Pangan cabai adalah salah satu komoditi yang dapat menyumbang inflasi.  Seperti saat curah hujan yang relatif tinggi otomatis mempengaruhi jumlah panen petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *