Pemda Parigi Moutong Susun RKPD 2026

Pemda Parigi Moutong Susun RKPD 2026
FOTO : Richard Arnaldo Djanggola PJ Bupati Parigi Moutong (Wikipedia Indonesia)

Parigi Moutong, Zenta InovasiPemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar forum perangkat daerah untuk menyusun RKPD 2026. Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Richard Arnaldo dan dihadiri Anggota DPRD Parigi Moutong, Arnol di Parigi, Rabu, 26 Februari 2025.

Pj Bupati Richard Arnaldo, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan urusan pemerintahan, yang telah diserahkan ke daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembangunan daerah Kabupaten Parigi Moutong merupakan upaya bersama yang terencana secara sistematis, untuk peningkatan kualitas kehidupan dan merealisasikan seluruh potensi secara berkesinambungan.

Beberapa poin penting yang menjadi perhatian bersama dalam menyusun rencana kerja 2026, yakni tema RKPD Kabupaten Parigi Moutong untuk memantapkan kolaborasi dalam sinergitas dan peningkatan pembangunan ekonomi.

“Hal itu, harus didukung oleh sumber daya manusia yang inovatif, infrastruktur berwawasan lingkungan dan merata,” ujarnya.

Ia berharap, pembahasan usulan mulai dari tingkat desa, kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD hingga rumusan rancangan awal RKPD diselaraskan dengan tema tersebut.

Selain itu, penyelarasan rencana program dan kegiatan organisasi perangkat daerah dengan hasil Musrenbang desa dan kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, tetap melihat skala prioritas dan perkiraan kemampuan anggaran daerah serta hasil evaluasi dari pelaksanaan RKPD tahun-tahun sebelumnya.

“Pengusulan program dan kegiatan organisasi perangkat daerah agar tetap melihat kondisi dan dinamika berkembang, dituangkan ke dalam suatu kegiatan dengan konsep inovasi-inovasi pelayanan yang lebih baik, karena bagaimana pun juga, inovasi daerah adalah suatu keharusan dalam konsep daerah lebih maju,” tukasnya.

Ia pun meminta Bappelitbangda Parigi Moutong terus melakukan pendampingan kepada perangkat daerah dalam penyusunan serta pembahasan program dan kegiatan 2026.

Selain itu, mengawal hasil rumusan sampai ke tahap-tahap selanjutnya. Olehnya, ia berpesan agar semua organisasi perangkat daerah dapat mengidentifikasi serta menyeleksi dengan baik setiap usulan pembangunan.

“Sehingga target strategis pembangunan daerah yang menjadi sasaran utama dapat tercapai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *