Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Tujuh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 117 Universitas Tadulako (Untad) mengunjungi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Parigi Moutong di Kelurahan Loji, pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Langkah tersebut ditempuh guna mengantisipasi maraknya penyakit degeneratif yang kerap diabaikan masyarakat namun berisiko memicu kematitan.
Inisiatif program yang berfokus pada kesehatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepedulian warga terhadap deteksi dini kondisi tubuh.
Pemeriksaan yang direncanakan berlokasi di Puskesmas Ampibabo ini mencakup pengujian kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta pengukuran tekanan darah.
“Jadi kita datang kemari tujuannya itu untuk ketemu Pak Bupati terkait pengantaran proposal,” kata Koordinator Desa KKN Untad, Andi Ahmad Choiril Furqon, saat ditemui usai penyerahan proposal.
Ia menjelaskan bahwa program kerja KKN periode ini memang diprioritaskan pada sektor kesehatan masyarakat.
Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menargetkan 150 hingga 200 warga setempat maupun masyarakat umum. Batas kuota pasien ditentukan berdasarkan ketersediaan strip alat tes kesehatan yang disiapkan tim mahasiswa.
“Sebenarnya bisa masyarakat umum, pokoknya kita ada batas jumlah ini juga, jumlah pasiennya. Jadi mungkin dari luar juga bisa datang, tapi kalau memang stripnya sudah habis, berarti kita sudah tutup pemeriksaannya,” ujar Andi.
Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan Puskesmas Ampibabo, tim mahasiswa Untad berharap kegiatan ini mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyakit tidak menular sejak dini.






Alamat Redaksi :